Kremenchuk dan Chernihiv Diterjang Serangan Udara Rusia, Militer Ukraina Gagalkan 30 Rudal Kinzhal Moskow -->

Kremenchuk dan Chernihiv Diterjang Serangan Udara Rusia, Militer Ukraina Gagalkan 30 Rudal Kinzhal Moskow

7 Des 2025, Minggu, Desember 07, 2025
Kremenchuk dan Chernihiv Diterjang Serangan Udara Rusia, Militer Ukraina Gagalkan 30 Rudal Kinzhal Moskow

KABAR CIREBON- Mayoritas kota di Ukraina mengalami serangan dari rudal dan drone Rusia. Semalam, sistem pertahanan Ukraina sibuk menghadapi 653 pesawat tanpa awak dan 51 rudal Rusia.

Pasukan militer Ukraina menyatakan, dalam serangan Rusia tersebut, mereka berhasil menghancurkan 585 pesawat tanpa awak dan 30 rudal. Namun, terjadi ledakan besar di Kota Kremenchuk, bagian tengah Ukraina.

Media Kiev Independent melaporkan, serangan besar yang dilakukan Rusia terjadi di Kota Kremenchuk. Akibat serangan tersebut, beberapa area mengalami pemadaman listrik.

Disebutkan bahwa rudal Moskow datang secara berulang dengan target yang tidak menentu. Terdapat delapan wilayah, di mana penduduknya kehilangan pasokan listrik dan pemanas.

"Rudal Rusia juga menyebabkan pemadaman listrik dan memaksa pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) untuk menghentikan pasokan listrik," ujar para pejabat dan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

Fasilitas pembangkit listrik dan pemanas di wilayah Chernihiv, Zaporizhia, Lviv, dan Dnipropetrovsk menjadi target serangan tersebut, sementara fasilitas pelabuhan di kota Odessa di Laut Hitam juga mengalami kerusakan, menurut pemerintah Ukraina.

Perusahaan kereta api nasional Ukraina, Ukrzaliznytsia, yang bermarkas di dekat ibu kota Kiev, juga menjadi sasaran serangan, menyebabkan kerusakan pada gudang dan gerbong kereta. Tidak ada laporan korban jiwa akibat serangan di Kota Fastov.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyatakan bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia di Ukraina, yang kini berada di bawah kendali Rusia, sementara kehilangan seluruh pasokan listrik dari luar lokasi kemarin akibat meningkatnya aktivitas militer.

Disebutkan bahwa pembangkit listrik tersebut kembali terhubung ke jaringan 330 kilowatt setelah pemadaman selama setengah jam, namun jaringan 750 kilowatt masih mengalami gangguan.

Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi serangan tersebut pada hari Sabtu, menyatakan bahwa pasukannya melakukan "serangan besar-besaran" sebagai respons terhadap apa yang mereka sebut serangan Ukraina terhadap objek sipil di wilayah Rusia.

Kementerian tersebut menyatakan bahwa serangan tersebut memanfaatkan senjata udara dan darat yang memiliki akurasi tinggi serta jangkauan jauh, termasuk rudal hipersonik Kinzhal dan pesawat tanpa awak jarak jauh.

Kementerian juga menyatakan bahwa pertahanan udaranya telah berhasil menembak jatuh 116 drone Ukraina di wilayah Rusia semalam hingga Sabtu.

Di sisi lain, militer Ukraina menyatakan bahwa pasukannya telah menyerang kilang minyak Ryazan yang dimiliki Rusia, serta pabrik pengolahan selongsong peluru yang berada di Alchevsk, wilayah Luhansk yang dikuasai oleh Rusia.

Pasukan militer Ukraina juga menyangkal pernyataan Rusia yang menyebut bahwa mereka telah melingkupi Kota Pokrovsk dan Myrnohrad yang sedang diperebutkan di wilayah Donetsk, seperti dilaporkan oleh Kiev Independent. Militer menyatakan bahwa unit pertahanannya sedang memperluas jalur logistik dan mempertahankan kendali atas posisi penting di area tersebut.

TerPopuler