BENGKALISPOS.COM - Ikan bebeong yang biasanya tinggal di tengah aliran Sungai Citanduy yang membagi Kota Banjar, kini telah menjadi ciri khas makanan yang terkenal di Kota Banjar, Jawa Barat.Ikan dengan bentuk tubuh agak pipih, kulit halus tanpa sisik, dan memiliki rasa yang khas. Tekstur dagingnya yang lembut dan tebal menjadikannya pilihan utama bagi penggemar masakan.
Ikan Bebeong merupakan spesies yang hanya ditemukan di Sungai Citanduy dan menjadi ciri khas Kota Banjar serta memiliki keunikan dalam kuliner. Saat ini, ikan tersebut dapat dikembangkan di kolam milik masyarakat juga belakangan ini.
Melestarikan ikan Bebeong tidak hanya berkaitan dengan menjaga pasokan pangan, tetapi juga merawat warisan budaya. Jika tidak dilindungi, ikan ini bisa hanya menjadi nama dalam sejarah. Keberadaan Bebeong sebagai bukti kekayaan biodiversitas Sungai Citanduy harus terus bertahan, mendampingi perkembangan Kota Banjar di masa depan.
Bebeong merupakan ikan yang hidup di perairan umum, sehingga secara alami sulit untuk dibudidayakan. Untuk mengatasi hal ini, saat ini digunakan metode pemijahan buatan atau pembiakan induksi dengan cara merangsang ikan agar berkembang biak di luar lingkungan alaminya. Teknik ini sering diterapkan pada ikan berharga ekonomi tinggi yang sulit bereproduksi dalam penangkaran, seperti bebeong.
Wakil Wali Kota Banjar, H.Supriana mengunjungi langsung keberhasilan Kelompok Mina Barokah Tundagan di Dusun Tundagan Desa Batulawang Kecamatan Pataruman, Kamis (11/12/2025).
"Diharapkan pengembangan budidaya ikan Bebeong ini menjadi komoditas perairan lokal yang dapat dipatenkan dan menjadi ikon baru Kota Banjar," kata H.Supriana.
Selanjutnya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa ikan Bebeong memiliki potensi ekonomi dan lingkungan yang sangat menjanjikan, sehingga pantas dijadikan sebagai ciri khas wilayah.
"Secara resmi ikon Kota Banjar lahir. Ikan Bebeong bukan hanya bagian dari kekayaan ekosistem sungai di Kota Banjar, tetapi juga peluang besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat," kata Wakil Wali Kota Banjar saat berkunjung ke Tundagan Batulawang,
Menurut H.Supriana, pemerintah berkomitmen penuh dalam mendukung perkembangan budidaya ikan Bebeong dengan menyelenggarakan pelatihan, bimbingan teknis, hingga memperluas pasar.
"Diharapkan potensi ikan bebeong ini menjadi sumber penghasilan yang baru bagi masyarakat, sekaligus memperkuat identitas Kota Banjar di tingkat regional maupun nasional. Dengan keberhasilan ini, Ikan Bebeong kini tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat, tetapi juga menjadi simbol lahirnya identitas baru Kota Banjar yang berlandaskan pada kekayaan alam dan kearifan lokal," ujarnya.
Dengan diresmikannya ikan Bebeong sebagai simbol Kota Banjar, pemerintah berharap munculnya kreativitas dalam bidang pariwisata, kuliner, dan kegiatan promosi yang mampu memperluas kesadaran terhadap produk lokal ini.
Berdasarkan pernyataan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjar, Yoyon Cuhyon, pemijahan ikan Bebeong menggunakan teknik induced breeding berhasil dilakukan oleh Kelompok Pembudidaya Ikan Gemah Ripah di Desa Kujangsari Kecamatan Langensari, yaitu oleh Bapak Ijan.
"Metode induced breeding ini, sistem perkawinannya tidak alami sehingga menggunakan metode khusus, sperma yang sudah matang dari ikan jantan diambil dengan cara dicesar dan dikombinasikan dengan telur yang sudah matang dari ikan betina. Langkah tersebut melalui beberapa kali percobaan. Alhamdulillah, pada yang keempat ini berhasil menetas dan sekarang sedang dalam proses pendederan hingga pembesaran," katanya.
Dijelaskan, terdapat pembagian tahapan. Dimulai dari pemijahan ikan di Pokdakan Kujangsari Kecamatan Langensari, kemudian pendederan dan pembesaran di Tundagan, Desa Batulawang Kecamatan Pataruman.
Peternak Ikan Bebeong, Ijan, keberhasilan dalam budidaya Ikan Bebeong dengan menggunakan metode penginduksian reproduksi yang memanfaatkan induk berkualitas dengan berat lebih dari 1 kg.
"Alhamdulillah setelah beberapa kali cobaan, pemijahan kami berhasil. Saat ini kami fokus pada pengembangan bahan indukan. Hari ini telah dihasilkan 2.050 benih untuk indukan," kata Ijan.