Natal Gelap di Ukraina: 130 Drone Rusia Serang, Korban Tewas di Kharkiv dan Odesa -->

Natal Gelap di Ukraina: 130 Drone Rusia Serang, Korban Tewas di Kharkiv dan Odesa

26 Des 2025, Jumat, Desember 26, 2025
Natal Gelap di Ukraina: 130 Drone Rusia Serang, Korban Tewas di Kharkiv dan Odesa
Ringkasan Berita:
  • Rusia melakukan serangan besar-besaran dengan melepaskan 130 drone ke Ukraina pada malam Natal tahun 2025.
  • Serangan tersebut menyebabkan kematian minimal dua orang di Kharkiv dan Odesa serta melukai sekitar 35 orang, sehingga perayaan Natal berlangsung dalam suasana gelap.
  • Serangan terus berlangsung di beberapa daerah, termasuk Zaporizhzhia dan Sumy, meskipun Amerika Serikat serta Eropa sedang mendorong inisiatif perdamaian antara Rusia dan Ukraina.

NEWS.COM- Menurut laporan, Rusia melepaskan 130 drone atau pesawat tanpa awak ke Ukraina pada malam Natal, Rabu (24/12/2025).

Hal ini menyebabkan perayaan malam Natal 2025 di Ukraina menjadi suram, menurut laporan pejabat Kyiv.

Akibat serangan tersebut, paling sedikit dua orang meninggal dunia.

Serangan udara terbaru dari Moskow menewaskan satu orang di Kharkiv dan satu orang lagi di Odesa, sementara sekitar 35 orang lainnya cedera, menurut laporan Angkatan Udara Ukraina, yang mengutipThe Independent, Kamis (25/12/2025).

Serangan berikutnya diadakan semalam di Zaporizhzhia dan Sumy.

Serangan Rusia yang terus berlangsung di Ukraina berlangsung meskipun usaha Amerika Serikat (AS) dan Eropa dalam mencapai kesepakatan perdamaian.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengemukakan rencana perdamaian terbaru yang mencakup pembentukan kawasan ekonomi demiliterisasi atau bebas di wilayah timur Ukraina.

Yaitu sebagai jalur yang mungkin untuk mengakhiri konflik.

Usulan tersebut menawarkan perlindungan keamanan dengan gaya Kyiv NATO, sambil mempertahankan bahwa daerah demiliterisasi tetap berada di bawah pemerintahan dan polisi Ukraina.

Rusia belum memberikan respons terhadap kesepakatan tersebut, namun Kremlin telah beberapa kali menyatakan bahwa setiap kesepakatan tidak akan segera tercapai.

Pertempuran mematikan antara kedua belah pihak terjadi sepanjang minggu.

Tiga orang atau lebih meninggal dalam ledakan di wilayah selatan Moskow, tempat seorang jenderal Rusia tewas pada awal minggu ini.

Ukraina Mengatakan Siap Menarik Pasukan, Jika...

Sementara itu mengutip The Guardian, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa dia bersedia menarik pasukan dari wilayah industri utara negara tersebut sebagai bagian dari upaya untuk mengakhiri konflik dengan Rusia.

Namun, jika Moskow juga menarik mundur pasukannya dan wilayah tersebut menjadi zona demiliterisasi yang diawasi oleh pasukan internasional.

Usulan tersebut menyajikan kemungkinan kesepahaman lain dalam mengatasi wilayah Donbas.

Yaitu yang menjadi fokus utama dalam negosiasi perdamaian.

Washington dan Kiev semakin mendekati formula yang disepakati bersama guna mengakhiri konflik sementara ketidakpastian terhadap respons Moskow tetap berlangsung.

Meskipun tidak diketahui apakah hal itu diterima oleh Moskow, ini menjadi keberhasilan bagi Kyiv dalam mengubah ulang rencana AS sebelumnya yang telah dianggap sebagai daftar permintaan Kremlin.

(news.com/Garudea Prabawati)

TerPopuler