Operasi Rahasia Ukraina Guncang Moskow, Mobil Meledak Tewaskan Tokoh Setia Putin -->

Operasi Rahasia Ukraina Guncang Moskow, Mobil Meledak Tewaskan Tokoh Setia Putin

25 Des 2025, Kamis, Desember 25, 2025
Operasi Rahasia Ukraina Guncang Moskow, Mobil Meledak Tewaskan Tokoh Setia Putin

KABAR CIREBON- Departemen intelijen militer Ukraina terus menjalankan operasi rahasia hingga ke Moskow, ibu kota Rusia. Setelah berhasil membunuh seorang jenderal Kremlin dengan bom mobil, kini ledakan yang direncanakan Kievan menewaskan tiga orang, dua di antaranya adalah petugas polisi.

Operasi rahasia Ukraina mengarahkan perhatiannya pada individu-individu penting di Moskow, termasuk beberapa pejabat dekat Presiden Vladimir Putin.

Seorang pejabat dari lembaga intelijen militer Ukraina, yang dikenal dengan sebutan GUR, mengakui bahwa Kievs bertanggung jawab atas serangan bom mobil di Moskow.

Kepada kantor berita Associated Press, pejabat dari lembaga GUR menyampaikan bahwa serangan tersebut dilakukan sebagai bagian dari operasi rahasia yang dilakukan oleh Ukraina.

"Operasi tersebut menargetkan beberapa orang penting. Terbaru, dua petugas kepolisian Moskow yang tewas juga menjadi sasaran karena terlibat dalam konflik Rusia di Ukraina," kata pejabat GUR.

Di bagian lain, satuan pertahanan udara Rusia berhasil menembak jatuh 16 pesawat tanpa awak Ukraina yang sedang menuju Moskow sepanjang hari Rabu. Beberapa drone Ukraina akhirnya mengganggu jadwal penerbangan pesawat.

Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin menyatakan, pesawat tak berawak tersebut berhasil ditolak selama sekitar 17 jam, dan tim darurat sedang memeriksa sisa-sisa bagian yang jatuh ke tanah, namun tidak ada kerusakan yang dilaporkan.

Dua dari empat bandara utama yang melayani Moskow harus mengurangi aktivitas sementara akibat serangan pesawat tanpa awak, menurut pernyataan otoritas penerbangan sipil Rusia di Telegram.

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia menyatakan bahwa unit pertahanan udaranya berhasil menghancurkan 172 pesawat tak berawak Ukraina kemarin, dengan sekitar setengahnya berada di wilayah yang berbatasan dengan Ukraina.

Ukraina menyatakan bahwa drone-drone mereka menyerang pabrik karet sintetis Yefremov di wilayah Tula, Rusia, selatan Moskow, serta fasilitas penyimpanan drone laut di Krimea yang dikuasai oleh Rusia.

Kepala wilayah Tula, Dmitry Milyaev, menyatakan bahwa sisa-sisa pesawat drone Ukraina yang jatuh memicu kebakaran di lokasi industri, sedangkan unit pertahanan udara Rusia menghancurkan 12 drone Ukraina di wilayah tersebut.

TerPopuler