Pasukan Rusia Pecahkan Pertahanan Ukraina, Korban Tewas di Kiev Bertambah -->

Pasukan Rusia Pecahkan Pertahanan Ukraina, Korban Tewas di Kiev Bertambah

1 Des 2025, Senin, Desember 01, 2025
Pasukan Rusia Pecahkan Pertahanan Ukraina, Korban Tewas di Kiev Bertambah

KABAR CIREBON- Serangan rudal Rusia masih berlangsung, menyebabkan kebakaran dan pemadaman listrik di beberapa daerah di Ukraina. Ledakan dari rudal Rusia terjadi di Kherson, Donetsk, hingga ibu kota Ukraina, Kiev.

Selain melakukan serangan udara, perkembangan pasukan Rusia di darat juga terus berjalan. Anggota militer Kremlin berhasil melampaui beberapa pertahanan pasukan Ukraina.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, pasukan Moskow telah menguasai kota-kota seperti Pokrovsk, Novopavlovka, Siversk, Kupyansk, Kharkiv, Zaporizhia, dan Huliaipole.

Jumlah korban jiwa akibat serangan Rusia di Kiev, Ukraina, pada hari Minggu naik menjadi satu orang tewas dan 18 lainnya luka-luka, demikian menurut Gubernur wilayah setempat, Mykola Kalashnyk.

Di Kherson selatan, setidaknya dua orang meninggal dunia, sementara tujuh orang lainnya cedera akibat serangan Rusia yang terbaru, menurut pernyataan Gubernur Oleksandr Prokudin melalui Telegram.

Di kawasan Donetsk, paling sedikit dua orang meninggal dunia dan lima lainnya terluka akibat serangan Rusia pada hari Sabtu, menurut Gubernur Vadym Filashkin.

Sementara Badan Keamanan Federal Rusia (FSB) mengungkapkan bahwa pertahanan Rusia berhasil menembak jatuh 309 pesawat tanpa awak di kawasan Donbas.

Berdasarkan laporan dari kantor berita pemerintah Rusia, TASS, penangkapan drone Ukraina dilakukan dengan menggunakan sistem perang elektronik Donbas Dome. Alat ini terbukti efektif dalam menghancurkan drone Ukraina dalam seminggu terakhir.

Di wilayah Belgorod, dua orang tewas akibat serangan pesawat tanpa awak Ukraina, menurut laporan dari kantor operasional setempat yang diunggah di Telegram.

Menteri Pertahanan Ukraina Denys Shmyhal mengumumkan melalui unggahan di X bahwa Ukraina dan Norwegia akan bekerja sama dalam memproduksi pesawat tanpa awak, yang akan digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk konflik bersenjata.

Denys Shmyhal telah menandatangani kesepakatan tersebut bersama mitranya dari Norwegia, Tore O Sandvik. Sebelumnya, Ukraina memanfaatkan drone untuk serangan jarak jauh.***

TerPopuler