Pasukan Rusia Rayakan Kemenangan, Bersihkan Gedung yang Jadi Tempat Bersembunyi Tentara Ukraina -->

Pasukan Rusia Rayakan Kemenangan, Bersihkan Gedung yang Jadi Tempat Bersembunyi Tentara Ukraina

3 Des 2025, Rabu, Desember 03, 2025
Pasukan Rusia Rayakan Kemenangan, Bersihkan Gedung yang Jadi Tempat Bersembunyi Tentara Ukraina

KABAR CIREBON- Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia menyampaikan bahwa pasukan Moskow semakin memperkuat penguasaannya di beberapa kota kunci, setelah menghancurkan pertahanan militer Ukraina.

Diketahui, pasukan Kremlin telah menguasai sepenuhnya garis depan. Bahkan untuk memperoleh beberapa kota, pasukan Putin tidak memerlukan waktu lama karena tentara Kiev sudah mundur dan kabur.

Namun demikian, pasukan Rusia tetap melaksanakan operasi pembersihan di beberapa kota. Dalam rekaman video yang dipublikasikan, prajurit Kremlin melakukan pengecekan terhadap berbagai bangunan, yang sebelumnya menjadi tempat persembunyian pasukan Ukraina.

Pasukan Rusia merayakan kemenangan dengan melakukan baris berbaris di beberapa jalan utama Kota Pokrovsk (Krasnoarmeysk). Mereka juga memasang bendera Rusia di Kota Volchansk, Wilayah Kharkov.

Kepala Staf Umum Rusia, Valery Gerasimov memberikan laporan tentang kemenangan besar pasukan Kremlin kepada Presiden Vladimir Putin. Bahkan Putin sempat mengunjungi pos komando untuk memberikan arahan.

Menurut perwakilan Presiden Rusia, Dmitry Peskov, Putin menerima laporan mengenai kondisi tersebut saat berkunjung ke pos komando pada 30 November.

Putin juga diberitahu bahwa operasi perebutan kembali Huliaipole di wilayah Zaporizhia telah dimulai, dengan pertempuran di jalan raya yang sudah terjadi.

"Presiden memberikan petunjuk terbaru untuk memastikan semua kebutuhan pasukan tersedia dalam operasi tempur selama musim dingin mendatang," tambah Peskov.

Menurut Kremlin, pasukan Rusia juga telah mengelilingi pasukan Ukraina di kawasan Krasnoarmeysk-Dimitrov, sementara Dimitrov kini berada di bawah kendali Moskow.

Kupyansk, pusat distribusi utama di dekat Sungai Oskol, menjadi sasaran utama karena memperkuat posisi Rusia di area tersebut dan memungkinkan pergerakan lebih jauh ke arah barat.

Sebelumnya pada bulan November, Gerasimov menyatakan bahwa kota tersebut kini sepenuhnya berada di bawah kendali pasukan Rusia dan tidak ada lagi pasukan Ukraina yang tersisa.

Kiev menolak laporan tentang pengepungan tersebut dan menganggap pernyataan Moskow sebagai berlebihan. "Kupyansk masih dalam kendali pasukan pertahanan Ukraina," ujar Staf Umum Ukraina, sambil membantah adanya penarikan besar di Volchansk dan Krasnoarmeysk (Pokrovsk).***

TerPopuler