Pemuda Terluka Akibat Serangan Buaya Saat Mandi Di Sungai Mandar Polman -->

Pemuda Terluka Akibat Serangan Buaya Saat Mandi Di Sungai Mandar Polman

30 Des 2025, Selasa, Desember 30, 2025
Pemuda Terluka Akibat Serangan Buaya Saat Mandi Di Sungai Mandar Polman
Ringkasan Berita:
  • Seorang pria berusia 21 tahun bernama Jaumil mengalami serangan buaya saat sedang berenang di Sungai Mandar, Tinambung, Polman, pada malam hari tanggal 28 Desember 2025 dan mengalami luka parah pada kedua kakinya, tetapi berhasil selamat.
  • Warga mengatakan buaya menggaruk dan mengibas ekornya ke arah korban, bahkan sempat mengejar saat korban berusaha melarikan diri menuju tepi sungai.
  • Warga meminta pemerintah segera mengatasi munculnya buaya di Sungai Mandar karena sering terlihat dan mengancam kegiatan penduduk, khususnya anak-anak.

-SULBAR.COM, POLMAN - Video viral di media sosial seorang pria mengalami luka pada kaki setelah diserang oleh buaya di Sungai Mandar, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), pada Selasa (30/12/2025).

Video yang diunggah oleh akun warga Tinambung menunjukkan seorang pria mengalami luka di bagian kakinya.

Kisah dalam video pria itu berakhir dengan selamat setelah mengalami serangan dan dikejar oleh buaya di Sungai Mandar.

Baru-baru ini diketahui bahwa korban bernama Jaumil (21) diserang oleh buaya saat sedang berenang di Sungai Mandar.

Korban selamat namun mengalami cedera parah pada kedua kakinya.

Peristiwa terjadi di Sungai Mandar, Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, pada hari Minggu (28/12/2025) pukul 19.30 Wita.

"Anak ini sedang berendam di tengah sungai, tiba-tiba muncul buaya yang menggaruk kakinya," kata salah satu warga Tinambung, Haedir kepada wartawan.

"Malam hari setelah shalat Isya, korban pergi ke sungai untuk mandi, karena memang kebiasaan anak ini mandi di sungai saat malam," lanjutnya.

Menurut Haedir, buaya sempat mengejar saat korban berusaha melarikan diri.

Bahkan buaya pernah mengibaskan ekornya yang menyentuh kedua kaki korban hingga luka berlumuran darah.

Korban segera berlari ke tepi sungai guna menyelamatkan dirinya, buaya tersebut sempat mengejar.

"Buaya sempat mengibaskan ekornya dan menyentuh kaki korban, untungnya ia masih bisa selamat," ujarnya.

Haedir berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah ini sebelum terjadi korban.

Selain itu, banyak penduduk setempat yang sering melakukan aktivitas di sungai Mandar.

Sebelumnya dilaporkan, penduduk yang tinggal di tepi Sungai Mandar, Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Polman merasa khawatir karena munculnya seekor buaya dengan panjang tiga meter, Senin (15/12/2025).

Karena itu, buaya sering terlihat di sekitar area di mana wara beraktivitas di tepi Sungai Mandar.

Munculnya buaya ini dinilai berisiko bagi penduduk setempat, terutama anak-anak.

Di dalam potongan video singkat yang ditonton, seekor buaya terlihat sedang berjemur di tumpukan pasir di tengah sungai.

Seluruh tubuh kura-kura itu berwarna coklat dengan campuran hitam di bagian ekornya.

Terkadang buaya menyelam seluruh tubuhnya lalu muncul kembali di permukaan.

Munculnya buaya yang terekam oleh kamera penduduk ini, terjadi di Sungai Mandar pada siang hari.

Sudah pernah menjadi perbincangan di media sosial, kemudian muncul imbauan dari pihak kelurahan setempat kepada warga untuk berhati-hati saat melakukan aktivitas di sungai.(*)

Liputan Jurnalis -Sulbar.com, Fahrun Ramli

TerPopuler