Profil Kolonel Wahyo Yuniartoto, Mantan Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Brigjen TNI -->

Profil Kolonel Wahyo Yuniartoto, Mantan Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Brigjen TNI

28 Des 2025, Minggu, Desember 28, 2025
Profil Kolonel Wahyo Yuniartoto, Mantan Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Brigjen TNI
Ringkasan Berita:
  • Sosok mantan ajudan Presiden Prabowo Subianto, Kolonel Inf Wahyo Yuniartoto, mendapat promosi pangkat menjadi perwira tinggi atau bintang empat sebagai Brigadir Jenderal TNI Angkatan Darat.
  • Selain itu, ia mendapatkan peningkatan jabatan menjadi Kepala Staf Ahli Panglima Kodam IX/Udayana (Kapoksahli Pangdam IX/Udy).
  • Profil Wahyo Yuniartoto.
 

NEWS.COM -Sosok mantan ajudan Presiden Prabowo Subianto, Kolonel Inf. Wahyo Yuniartoto, kini mendapat promosi pangkat menjadi perwira tinggi atau memiliki bintang tambahan.

Wahyo Yuniartoto mendapat promosi dari pangkat kolonel menjadi Brigadir Jenderal TNI Angkatan Darat.

Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah.

"Benar (keduanya bintang pecah)," kata Freddy Ardianzah, Kamis (25/12/2025), dilaporkan dariKompas.com.

Tidak hanya pangkat, Wahyo Yuniartoto juga meraih peningkatan posisi.

Wahyo kini ditunjuk sebagai Kepala Staf Ahli Panglima Kodam IX/Udayana (Kapoksahli Pangdam IX/Udy).

Perubahan ini diatur dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1664/XII/2025 yang dikeluarkan pada tanggal 15 Desember 2025.

Ia menggantikan posisi Brigjen TNI Agus Muchlis Latif.

Berikut ini adalah data pribadi Kolonel Inf Wahyo Yuniartoto.

Profil Kolonel Inf Wahyo Yuniartoto

Wahyo Yuniartoto lahir di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada tanggal 18 Juni 1979.

Ia merupakan lulusan dari Akademi Militer pada tahun 2001.

Wahyo pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon 14 Grup 1 Kopassus.

Pada tahun 2018, ia ditunjuk sebagai Komandan Komando Distrik Militer 0703 selama periode dua tahun.

Seorang pria berusia 46 tahun pernah menjabat sebagai Ketua Tim Pelatih di Resimen Induk Kodam XVIII/Kasuari.

Pada tahun 2021, Wahyo Yuniartoto naik jabatan menjadi Wakil Komandan Grup 2 Kopassus.

Wahyo Yuniartoto pernah menjabat sebagai Asisten Operasi Kopassus serta Komandan Grup 2 Kopassus.

Baru pada tahun 2024, dia terpilih sebagai ajudan Presiden Prabowo Subianto.

Selain tugas militer, Wahyo Yuniartoto pernah menjadi anggota tim Pencak Silat Indonesia dalam kejuaraan dunia di Malaysia pada tahun 2022.

Ia juga berhasil meraih gelar juara umum.

Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Selanjutnya, Wahyo diberikan kepercayaan untuk menjabat sebagai manajer tim olahraga cabang pencak silat Indonesia dalam ajang SEA Games 2023 di Kamboja. 2. Setelah itu, Wahyo dipercaya menjadi pengelola tim pencak silat Indonesia pada SEA Games 2023 yang diselenggarakan di Kamboja. 3. Berikutnya, Wahyo ditunjuk sebagai manajer untuk tim pencak silat Indonesia dalam kompetisi SEA Games 2023 di Kamboja. 4. Setelah itu, Wahyo mendapatkan tugas penting sebagai manajer tim olahraga pencak silat Indonesia pada gelaran SEA Games 2023 di Kamboja. 5. Selanjutnya, Wahyo diangkat sebagai pengelola tim pencak silat Indonesia dalam penyelenggaraan SEA Games 2023 di Kamboja.

Tidak sampai di situ, Wahyo beberapa kali terlibat dalam satuan tugas penanggulangan bencana, antara lain menjadi Komandan Satuan Tugas bencana alam saat letusan Gunung Kelud 2014 Jawa Timur dan kejadian Bencana Tanah Longsor Jemblung 2014 serta peristiwa Tanah Longsor Cijeruk Bogor 2018.

Di sisi lain, Wahyo dikenal sebagai Bapak Matahari. Ia pernah memperoleh juara pertama dalam Lomba Karya Jurnalistik TNI manunggal Membangun Desa pada tahun 2019 secara nasional dalam kategori Dansatgas.

Riwayat Pendidikan:

  • Sekolah Dasar Negeri 1 Bokol, Kemangkon, Purbalingga (1991)
  • Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kemangkon, Purbalingga (1994)
  • Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bukateja, Purbalingga (1997)
  • S1 Universitas Terbuka Jurusan Fakultas Ekonomi (2013)
  • Magister Universitas Pertahanan Program Studi Strategi Pertahanan Darat (2016)

Pendidikan militer:

  • Pendidikan Para Dasar (2000)
  • Akademi Militer (2001)
  • Kursus Dasar Korp Infanteri (2001)
  • Combat Intel (2002)
  • Pendidikan Komando (2003)
  • Kursus Perwira Sandhi Yudha (2004)
  • Kursus Pandu (2005)
  • Kursus Bahasa Mandarin (2006)
  • Kursus Penerjunan Militer (2007)
  • Kursus Perwira Olahraga Militer (2010)
  • Sekolah Perwira Lanjutan II (2012)
  • Pendidikan Dasar Perwira Intelijen Badan Intelijen Strategis Angkatan Bersenjata Nasional Indonesia (2013)
  • Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (2016)
  • Pendidikan Komandan Batalyon Infanteri (2017)
  • Penghargaan lulusan terbaik diraih oleh Pendidikan Komandan Kodim (2018).

(news.com/Falza)

TerPopuler