
KABAR CIREBON -Pasukan militer Rusia melakukan serangan terhadap beberapa area penting di Ukraina. Serangan terkini ditujukan ke wilayah selatan garis depan Kherson serta pelabuhan laut terbesar Ukraina, Odesa.
Pasukan Rusia juga melanjutkan pergerakan mereka untuk menguasai Desa Dobropillia di wilayah selatan. Namun, pernyataan dari Kementerian Pertahanan Rusia langsung ditolak oleh Pemerintah Kiev.
Akibat serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia, sebuah pusat pembangkit listrik serta sistem pemanas di kota Kherson di wilayah selatan mengalami kerusakan "hampir total".
"Ini merupakan fasilitas sipil murni yang menyediakan pemanas untuk warga," tulis CEO Naftogaz Sergii Koretskyi di X.
"Serangan yang ditujukan seperti itu merupakan tindakan terorisme," kata Gubernur Daerah Oleksandr Prokudin, menyebutkan bahwa serangan tersebut menyebabkan 40.500 pelanggan kehilangan pasokan pemanas.
Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pasukannya menyerang fasilitas transportasi dan infrastruktur Ukraina dalam serangan tersebut, menurut laporan kantor berita negara TASS.
Sebagai respons, militer Ukraina menyatakan bahwa pasukan Kiev telah menyerang pabrik kimia besar di wilayah Stavropol di bagian selatan Rusia, yang mengakibatkan terjadinya kebakaran.
Staf militer Umum menyebutkan bahwa pabrik Nevinnomyssk Azot diserang semalam dan menambahkan bahwa fasilitas tersebut menghasilkan komponen untuk bahan peledak.
"Angkatan militer Ukraina berhasil mempertahankan posisinya di wilayah utara Pokrovsk di timur Ukraina," ujar Komandan militer puncak Kiev, Oleksandr Syrskii.
Syrskii menyebutkan bahwa fokus utama adalah mengatur rute logistik tambahan, evakuasi medis yang cepat, serta menghadapi drone dan senjata artileri Rusia.