Sumber: Pemimpin Geng Pro-Israel Dibunuh Hamas dalam Operasi Terencana, Libatkan Klan Shabab -->

Sumber: Pemimpin Geng Pro-Israel Dibunuh Hamas dalam Operasi Terencana, Libatkan Klan Shabab

6 Des 2025, Sabtu, Desember 06, 2025

Bengkalispos.com.CO.ID, JALUR GAZA -- Seorang sumber yang dekat dengan Brigade Qassam, sayap militer Hamas, menyebutkan bahwa pembunuhan pemimpin geng pendukung Israel Yasser Abu Shabab pada hari Kamis lalu dilakukan melalui penangkapan yang diatur secara teliti di kota Rafah di wilayah selatan Jalur Gaza.

Berdasarkan informasi dari sumber tersebut, operasi tersebut dilakukan oleh seorang pemuda dari klan Abu Shabab yang berpura-pura ingin menyusup ke dalam kelompok bersenjata yang dipimpin oleh Abu Shabab. Ia menjalankan rencana tersebut secara tepat dan berhasil membunuh pemimpin kelompok beserta beberapa anggota lainnya.

Sumber tersebut menyebutkan bahwa serangan itu benar-benar mengejutkan. Milisi yang didukung Israel di Rafah, menurut laporan, sebelumnya memperkirakan serangan dari unit elit Brigade Qassam, sehingga mereka berlindung di dekat tank-tank Israel. "Namun, infiltrasi justru berasal dari dalam kelompok itu sendiri, yang membuat serangan berhasil," demikian laporan tersebut.Middle East Monitor. 

Ia menambahkan, ironisnya, Abu Shabab baru-baru ini muncul dalam sebuah video yang menyatakan niatnya untuk menggelar kampanye 'membersihkan' Rafah.

Namun Shabaan justru meninggal beberapa hari berikutnya bersama bawahan-bawahannya dalam apa yang dilaporkan sumber tersebut sebagai 'pembersihan kota yang sebenarnya dari geng'.

 

Sumber tersebut menyebutkan bahwa operasi tersebut merupakan kemajuan signifikan bagi perlawanan dan serangan berat terhadap aparat keamanan Israel, yang melemahkan strategi untuk memaksakan penguasaan milisi yang didukung Israel atas sebagian wilayah Gaza.

Abu Shabab dilaporkan memimpin sekitar 100 anggota yang bersenjata dan didukung oleh Israel di kawasan timur Rafah, dengan maksud menciptakan "zona aman" yang bertujuan menguntungkan Israel serta melemahkan perlawanan.

Berdasarkan sumber-sumber perlawanan, kelompok tersebut juga melakukan berbagai tindakan terhadap penduduk Palestina, seperti memeriksa rumah-rumah, menggali bahan peledak yang ditanam oleh anggota perlawanan, membunuh para pejuang, serta menyita senjata, semuanya dilakukan dalam koordinasi dengan pihak pendudukan Israel.

Abu Shabab sebelumnya muncul dalam sebuah video yang menyatakan bahwa kelompoknya menguasai wilayah-wilayah yang telah dilepaskan dari Hamas. Mereka mengklaim bekerja sama dengan Otoritas Palestina dalam mendistribusikan bantuan dan menjaga keselamatan warga sipil.

Banyak laporan menyebutkan bahwa kelompok tersebut sebenarnya bertanggung jawab atas perampasan bantuan kemanusiaan yang telah masuk ke wilayah kantong yang dikelilingi.

TerPopuler