
Pemerintah federal Amerika Serikat telah mengumumkan sebuah inisiatif terbaru yang akan menerapkan denda tambahan sebesar 100 dolar.Amerika Serikat(AS) sekitar Rp1,6 juta untuk wisatawan internasional yang berkunjung ke 11taman nasional utama mulai Januari 2026.
Jutaan wisatawan internasional mengunjungi taman-taman di ASsetiap tahun. Sebuah laporan tahun 2018 dariAsosiasi Perjalanan ASmelaporkan bahwa 36,7 persen dari pengunjung asing mengunjungi taman nasional atau monumen.
Penerapan tarif baru ini bertujuan untuk memperbarui akses ke taman nasional, sekaligus menjamin sistem biaya yang lebih mengutamakan penduduk setempat. Warga Amerika Serikat masih harus membayar 80 dolar AS atau sekitar Rp1,28 juta untuk tiket masuk tahunan. Sementara itu, para pengunjung yang bukan penduduk setempat akan dikenai biaya hingga 250 dolar AS, yaitu sekitar Rp4 juta. Seluruh pendapatan dari tiket masuk digunakan sepenuhnya untuk perawatan fasilitas, pemeliharaan, dan pelayanan kepada pengunjung di kawasan alam yang terkenal tersebut.
Dilansir dari People, pengumuman ini diumumkan oleh Departemen Dalam Negeri Amerika Serikat pada Selasa, 26 November 2025. Mulai 1 Januari 2026, semua jenis America the Beautiful Pass atau tiket masuk tahunan, termasuk Annual Pass, Military Pass, Senior Pass, 4th-Grade Pass, dan Access Pass akan tersedia sepenuhnya dalam bentuk digital melalui situs resmi recreation.gov.
Pengunjung mampu membeli tiket secaradaring, menyimpannya langsung di perangkat pribadi, serta menggunakannya secara langsung di pintu masuk taman nasional tanpa perlu menunggu kartu fisik dikirim.
Perubahan struktur biaya ini merupakan yang terbesar dalam sejarah. Untuk para wisatawan internasional yang tidak membeli pass tahunan, pemerintah Amerika Serikat menerapkan biaya tambahan baru sebesar 100 dolar AS per orang, sekitar Rp1,62 juta, untuk memasuki 11 taman nasional yang paling sering dikunjungi di seluruh negeri. Biaya tambahan ini ditambahkan pada tarif masuk standar setiap taman.
Meskipun pengumuman tidak menyebutkan secara spesifik taman-taman yang termasuk dalam inisiatif terbaru, menurut laporan dari Smithsonian Magazine, terdapat 10 taman nasional yang paling sering dikunjungi, yang kemungkinan besar akan masuk dalam daftar tersebut. Contohnya adalah Taman Nasional Great Smoky Mountains, Taman Nasional Zion, Taman Nasional Grand Canyon, Taman Nasional Yellowstone, Taman Nasional Rocky Mountain, Taman Nasional Yosemite, dan Taman Nasional Grand Teton.
Saat ini, sebagian besar taman nasional Amerika Serikat mengenakan biaya masuk berkisar antara 10 hingga 35 dolar AS (sekitar Rp 160 juta hingga Rp560 juta) per kendaraan. Sementara itu, tiket America the Beautiful Pass tahunan terbaru dapat mencakup dua motor sekaligus. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya perjalanan bagi pengendara motor serta keluarga yang menggunakan kendaraan roda dua untuk menikmati keindahan alam Amerika Serikat.
Menteri Dalam Negeri Doug Burgum menyatakan perubahan ini mencerminkan pendekatan yang berfokus pada Amerika yang terus diterapkan pemerintah dalam hal akses ke taman. "Kebijakan ini menjamin bahwa warga negara AS, yang telah mendukung Sistem Taman Nasional, tetap dapat menikmati akses yang terjangkau, sementara pengunjung asing berkontribusi secara adil untuk menjaga dan meningkatkan taman kita bagi generasi berikutnya," katanya.
Namun, penerapan biaya baru terhadap non-penduduk masih belum jelas."Banyak hal yang perlu diungkap dalam pengumuman ini, termasuk berbagai pertanyaan mengenai pelaksanaannya—semuanya akan diajukan NPCA kepada Departemen Dalam Negeri," kata Kati Schmidt, juru bicara National Parks Conservation Association, kepadaNPR .