Tiga prajurit Rusia menyusup dan menipu pasukan Ukraina meninggalkan benteng -->

Tiga prajurit Rusia menyusup dan menipu pasukan Ukraina meninggalkan benteng

27 Des 2025, Sabtu, Desember 27, 2025
Tiga prajurit Rusia menyusup dan menipu pasukan Ukraina meninggalkan benteng

KABAR CIREBON- Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa pasukan Kremlin berhasil menguasai Desa Kosivtseve di wilayah Zaporizhia selatan Ukraina.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa mereka telah menguasai lebih dari 23 kilometer persegi (9 mil persegi) wilayah guna melindungi desa tersebut. Hal ini menunjukkan salah satu kemajuan pasukan Rusia pada akhir tahun 2025.

Pasukan Kremlin juga berhasil menipu satu satuan militer Ukraina di Kota Huliaipole. Akibat strategi penipuan tersebut, pasukan Ukraina terpaksa meninggalkan kota tersebut.

Tentara Ukraina mengakui bahwa satu dari unit mereka melakukan kesalahan dalam kejadian yang merugikan. Mereka meninggalkan pos pertahanan sebelum terjadi pertempuran.

Diketahui, terdapat sekelompok tiga prajurit Rusia yang menyusup dan menipu pasukan Ukraina agar meninggalkan pos di Kota Huliaipole, termasuk Kosivtseve.

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia menyatakan bahwa dalam seminggu terakhir pasukannya berhasil menembak jatuh tujuh rudal Storm Shadow buatan Inggris, berdasarkan laporan dari kantor berita Rusia.

Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim bahwa Rusia memanfaatkan blok apartemen biasa di wilayah sekutu mereka, Belarus, sebagai tempat untuk menyerang sasaran Ukraina dan melewati pertahanan ibu kota Kiev.

"Sangat mengecewakan bahwa Belarus mengorbankan kedaulatannya karena ambisi agresif Rusia," ujar Zelensky. Sebelumnya, Belarus sering kali memberikan dukungan terhadap upaya penyerangan Rusia terhadap Ukraina.

Di bagian lain, Polandia mengirimkan pesawat tempur untuk mencegat pesawat pengintaian Rusia yang terbang di dekat wilayah udaranya di atas Laut Baltik.

Tentara Polandia menyatakan bahwa puluhan objek udara – yang diduga merupakan balon yang digunakan oleh para penyelundup – mendekati wilayah udaranya dari Belarus kemarin malam, mengingatkan bahwa kejadian terpisah selama musim liburan ini mungkin menunjukkan provokasi dari Moskow.

TerPopuler