Kapsul pelindung dari sistem robotik darat (NRK) digunakan untuk menyelamatkan seorang prajurit Ukraina yang cedera saat evakuasi dari posisi infanteri setelah serangan drone FPV musuh.
Operasi ini merupakan bagian dari misi yang dikenal sebagai "Fixy", menurut informasi dari Batalyon Medis Terpisah Pertama.
Berdasarkan laporan batalyon tersebut, prajurit itu terkena bom yang dilemparkan oleh pesawat tak berawak musuh dan tidak mampu bergerak dari posisi infanterinya, tanpa kemampuan untuk berpindah sendiri. Jalur menuju titik evakuasi melewati area yang dikuasai oleh pasukan lawan, sehingga penggunaan metode penyelamatan konvensional tidak dapat dilakukan.
+ Klik di sini untuk melihat video
Menghadapi kondisi tersebut, komando memutuskan untuk mengirimkan kompleks robotik darat yang dilengkapi dengan kapsul pelindung baja. Keseluruhan rute yang direncanakan mencapai 58 kilometer, dengan 29 kilometer dalam satu arah. Setelah prajurit yang cedera dimasukkan, sistem mengidentifikasi kehadiran drone musuh, sehingga tim mempercepat kecepatan hingga batas maksimum yang dapat dicapai.
Kira-kira empat kilometer setelah pergerakan dimulai, dalam upaya penerusan yang kedua, robot darat tersebut mendapat serangan dari drone FPV musuh. Meskipun begitu, tentara yang terluka segera dievakuasi dari kapsul yang rusak oleh anggota unit terdekat dan langsung mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan pernyataan tersebut, penggunaan kantong pelindung mencegah prajurit yang terluka mengalami cedera tambahan saat terjadi benturan. Prajurit tersebut kini sedang menjalani perawatan di tahap berikutnya dalam proses evakuasi medis. Misi ini berlangsung selama total 3 jam 25 menit. Kecepatan rata-rata NRK adalah 18 km/jam, dengan kecepatan maksimum mencapai 38 km/jam, dan perangkat robotik yang rusak juga berhasil dievakuasi.
+ Video: Tiongkok menyembunyikan peluncur rudal nuklir dengan menggunakan derek sipil untuk menutupi keberadaan ICBM-nya
Sumber dan gambar: Batalyon Medis Khusus Pertama, Telegram @first_medical_battalion |Militer. Konten ini dibuat dengan bantuan teknologi AI dan diperiksa oleh tim redaksi.