Jenderal AS: Serangan ke Venezuela dan Penangkapan Maduro Direncanakan Berbulan-bulan -->

Jenderal AS: Serangan ke Venezuela dan Penangkapan Maduro Direncanakan Berbulan-bulan

4 Jan 2026, Minggu, Januari 04, 2026

Bengkalispos.com.CO.ID, WASHINGTON -- Operasi Amerika Serikat di Venezuela telah dipersiapkan dan dilatih selama beberapa bulan. Demikian disampaikan oleh Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine pada Sabtu (4/1/2025).

"Operasi ini, dikenal sebagai Operasi Absolute Resolve, dilakukan secara rahasia, tepat sasaran, dan dilaksanakan pada saat-saat paling gelap pada 2 Januari," ujar Caine dalam sebuah pengarahan.

"Ini adalah puncak dari persiapan dan latihan selama beberapa bulan; sebuah operasi yang jelas hanya bisa dilakukan oleh militer Amerika Serikat," katanya menambahkan.

Ia menyebutkan bahwa selalu mungkin pasukan Amerika Serikat akan diberi tugas untuk misi serupa lagi. Pada hari Sabtu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah melakukan serangan besar terhadap Venezuela, dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores, ditangkap dan dibawa ke luar negeri.

Beberapa media melaporkan terjadinya ledakan di Caracas dan menyatakan bahwa operasi tersebut dilakukan oleh anggota unit elit Delta Force.

Lebih dari 150 pesawat

Jenderal AS Dan Caine pada hari Sabtu menyatakan bahwa lebih dari 150 pesawat milik Amerika Serikat diterbangkan dari 20 lokasi berbeda di darat dan laut selama operasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

"Sepanjang malam, pesawat mulai terbang dari 20 pangkalan berbeda di darat dan laut di seluruh wilayah barat bumi," kata Caine kepada para jurnalis.

 

Secara keseluruhan, lebih dari 150 pesawat, seperti pesawat pengebom, pesawat tempur, pesawat pengintaian, pesawat pengawas, pesawat pemantau, dan helikopter, berada di wilayah udara tersebut.

Jenderal itu menambahkan bahwa anggota kru termuda berusia 20 tahun dan anggota kru tertua berusia 49 tahun. Pada hari Sabtu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat telah melakukan serangan besar terhadap Venezuela, serta menyebutkan bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap dan dibawa ke luar negeri.

Beberapa media melaporkan terjadinya ledakan di Caracas dan menyatakan bahwa operasi tersebut dilakukan oleh anggota pasukan elit Delta Force.

TerPopuler