Kemlu Jamin Keamanan WNI di Venezuela Pasca Serangan AS dan Penahanan Maduro -->

Kemlu Jamin Keamanan WNI di Venezuela Pasca Serangan AS dan Penahanan Maduro

5 Jan 2026, Senin, Januari 05, 2026

Bengkalispos.comKementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela dalam keadaan aman meskipun terjadi peningkatan ketegangan konflik setelah serangan militer Amerika Serikat terhadap negara tersebut.

Dalam pernyataan resmi yang diumumkan pada Sabtu (3/1), Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Caracas terus melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi keamanan serta keberadaan Warga Negara Indonesia (WNI) di Venezuela.

"Pada saat ini, seluruh WNI di Venezuela dilaporkan dalam kondisi aman," tulis Kementerian Luar Negeri RI melalui akun resmi mereka di platform X.

Kemlu juga mengungkapkan bahwa kegiatan pemantauan tidak hanya dilakukan oleh KBRI Caracas. Seluruh perwakilan RI di kawasan Amerika Selatan turut terlibat dalam memantau perkembangan situasi serta memastikan keselamatan WNI jika terjadi dampak lanjutan dari konflik tersebut.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri menghimbau Warga Negara Indonesia yang berada di Venezuela untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta selalu menjaga komunikasi aktif dengan KBRI. Tindakan ini dinilai penting agar dapat mempercepat koordinasi jika situasi keamanan mengalami perubahan yang cepat.

Di sisi lain, kondisi di Venezuela dilaporkan memburuk setelah warga terkejut dengan serangkaian ledakan besar yang terjadi di berbagai daerah pada dini hari Sabtu. Media setempat menyebutkan, ledakan itu terjadi saat ketegangan antara Venezuela dan Amerika Serikat meningkat.

Beberapa video yang beredar luas di media sosial menunjukkan asap tebal yang muncul dari berbagai titik di ibu kota Caracas. Suara siruan udara juga terdengar, memperparah rasa takut warga sekitar tempat kejadian.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga mengonfirmasi adanya operasi militer tersebut. Ia menyatakan bahwa pasukan AS telah melakukan serangan terhadap Venezuela dan mengklaim bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah ditangkap, meskipun pernyataan ini masih menjadi perhatian dan menunggu konfirmasi tambahan dari berbagai pihak.

Pemantauan situasi di Venezuela masih dilakukan oleh pemerintah Indonesia, terutama mengenai kemungkinan pengaruhnya terhadap keselamatan warga negara Indonesia di sana.

TerPopuler