
Bengkalispos.com.CO.ID, JAKARTA -- Beredar kabar bahwa pesawat Hawk 109/209 yang berada di Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, akan dipensiunkan. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma I Nyoman Suadnyana menyatakan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait pemangkasan pesawat buatan BAE Systems, Inggris tersebut.
Terjadi, tambahnya, para penghuni Skadron 12 Lanud Roesmin Nurjadin akan dipindahkan ke Lanud Supadio, Kalimantan Barat. Hal ini dilakukan karena Lanud Roesmin Nurjadin akan menjadi pangkalan jet tempur Rafale yang tiba pada tahun ini.
"(Hawk) belum (dihentikan), hanya digabungkan di Skadron Udara 1 Lanud Supadio, karena Skadron Udara 12 tahun ini akan menerima alutsista baru berupa pesawat Rafale," ujar Nyoman saat dikonfirmasiBengkalispos.com di Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Menurut Nyoman, pesawat Hawk masih mampu digunakan untuk menjalankan tugas tertentu. "Jadi seluruh pesawat Hawk yang masih dalam kondisi layak terbang akan dipindahkan ke Supadio guna memperkuat Skadron Udara 1," kata Nyoman.
Di sisi lain, Komandan Lanud Supadio Marsma Sidik Setiyono menerima kedatangan tiga pesawat TNI AU Hawk 109/209 dari Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin di Military Apron Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada hari Rabu (7/1/2026). Kedatangan pesawat tempur Hawk 109/209 ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan pertahanan dan kekuatan operasional TNI AU, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan operasi udara di wilayah barat Indonesia.
Marsma Sidik mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud semangat dan dorongan bagi seluruh anggota Skadron Udara 1 Lanud Supadio. Tujuannya adalah agar mereka terus berinovasi, berlatih, serta meningkatkan kemampuan penerbangan.
"Dengan penambahan tiga pesawat Hawk ini, Skadron Udara 1 diharapkan mampu meningkatkan frekuensi dan mutu latihan terbang, pengembangan kemampuan tempur, serta kesiapan satuan dalam menghadapi ancaman yang berkembang secara dinamis," kata Sidik.