
Ini adalah pertempuran paling mematikan dalam sejarah. Perang Dunia II menjadi yang terbesar. Korban jiwa mencapai 80 juta orang.
Bengkalispos.comOnline.com -Perang benar-benar tidak memberikan manfaat. Justru, ia hanya menimbulkan penderitaan, bencana, dan korban jiwa.
Berikut 5 pertempuran paling mematikan dalam sejarah. Salah satunya adalah Perang Dunia II yang mengakibatkan kematian hingga 80 juta orang. Mudah-mudahan, perang tidak akan pernah terjadi lagi, baik dalam bentuk apa pun maupun sekecil apa pun skalanya.
- Perang Dunia Pertama (korban jiwa: 18 juta)
Perang Dunia Pertama berlangsung dari Juli 1914 hingga November 1918. Perang ini terjadi di Eropa dan secara bertahap melibatkan seluruh kekuatan ekonomi besar dunia yang berkumpul dalam dua aliansi yang saling bersaing: Sekutu dan Blok Sentral. Diketahui jumlah korban jiwa mencapai 18 juta orang, termasuk sekitar 11 juta personel militer dan sekitar 7 juta penduduk sipil.
- Pengeboman Qing terhadap Dinasti Ming (korban jiwa: 25 juta)
Berlangsung antara tahun 1618 hingga 1683, penaklukan Qing terhadap Dinasti Ming (yang juga disebut sebagai peralihan antara Dinasti Ming dan Qing) merupakan masa persaingan antara Dinasti Qing (sebuah pemerintahan Tiongkok yang memerintah wilayah timur laut negara saat ini) dan Dinasti Ming (sebuah kerajaan Tiongkok yang berkuasa di bagian selatan negara).
- Konflik Tiga Kerajaan (korban jiwa: 36 hingga 40 juta)
Perang Tiga Kerajaan (Three Kingdom War) merupakan rangkaian perang di Tiongkok kuno (220-280 M). Dalam konflik ini, tiga negara yaitu Wei, Shu, dan Wu saling bersaing untuk menguasai wilayah tersebut, berupaya menyatukan bangsa-bangsa dan memperoleh kendali atas negara tersebut.
Salah satu masa paling memilukan dalam sejarah Tiongkok, zaman Tiga Kerajaan ditandai dengan berbagai pertempuran sengit yang mungkin telah mengakibatkan kematian hingga 40 juta jiwa.
- Pengeboman Mongol (korban jiwa: 40 hingga 70 juta)
Pengeboman Mongol (Mongol Conquest) dan penguasaan berkembang sepanjang abad ke-13, menghasilkan Kekaisaran Mongol yang luas, yang pada tahun 1300, mencakup sebagian besar Asia dan Eropa Timur. Para ahli sejarah melihat serangan dan penaklukan Mongol sebagai beberapa konflik paling mematikan dalam sejarah manusia.
Selain itu, mereka membawa penyakit yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah Asia dan Eropa. Akibatnya, invasi ini memicu kematian jutaan orang dalam wabah Black Death. Jumlah korban jiwa yang terkait dengan penaklukan diperkirakan mencapai 40 hingga 70 juta orang.
- Perang Dunia Kedua (korban jiwa: 60 hingga 85 juta)
Berlangsung antara tahun 1939 hingga 1945, Perang Dunia II merupakan konflik global yang melibatkan sebagian besar negara di dunia, termasuk seluruh kekuatan utama. Akibatnya, perang ini menjadi konflik paling mematikan dalam sejarah umat manusia dan secara langsung melibatkan lebih dari 100 juta orang dari lebih 30 negara.
Dikaitkan dengan kematian besar-besaran penduduk sipil, termasuk Holocaust dan serangan udara terhadap pusat industri serta daerah pemukiman, yang menyebabkan sekitar 60 juta hingga 85 juta jiwa tewas.
Itulah pertempuran paling mematikan dalam sejarah. Nomor satu pasti Perang Dunia II yang berakhir pada Agustus 1945.