
Bengkalispos.com- TNI AU terus bersiap menyambut kedatangan pesawat Rafale dari Prancis. Rencananya, puluhan pesawat tempur canggih ini akan tiba secara bertahap di Indonesia mulai akhir bulan ini. Skadron Udara 12 yang berada di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Roesmin Nurjadin di Pekanbaru, Riau, akan menjadi basis bagi alutsista buatan Prancis tersebut.
Sebagai bagian dari persiapan menyambut kedatangan pesawat Rafale, TNI AU memindahkan pesawat tempur Hawk 109/209 dari Skadron Udara 12 ke Skadron Udara 1, Lanud TNI AU Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Perpindahan pesawat tempur tersebut dilakukan melalui upacara tradisi pelepasan yang dipimpin langsung oleh Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) Marsekal Muda TNI Djoko Hadipurwanto.
"Tradisi pelepasan pesawat merupakan bentuk penghormatan dari TNI Angkatan Udara terhadap alat tempur yang telah berjasa, sekaligus menjadi tanda pergantian tanggung jawab antar satuan," ujar Djoko dalam keterangan resmi TNI AU yang dilansir pada Jumat (9/1).
Menurut perwira tinggi bintang dua Angkatan Udara, pesawat tempur Hawk 109/209 yang dipindahkan dari Skadron Udara 12 ke Skadron Udara 1 telah memberikan kontribusi signifikan dalam pelaksanaan tugas TNI AU. Terutama dalam mendukung pelaksanaan tugas Skadron Udara 12, mulai dari pembinaan kemampuan tempur pilot, pelaksanaan latihan, hingga menjaga kesiapan operasional satuan.
Selain itu, awak pesawat tempur tersebut juga menunjukkan komitmen dan kesetiaan dalam menjalankan tugas di Skadron Udara 12. Ia mengatakan bahwa setiap jam terbang Hawk 102/209 yang semakin bertambah dari waktu ke waktu mencerminkan usaha keras para pilot, teknisi, dan staf pendukung dalam memastikan keselamatan penerbangan serta kesiapan alat utama sistem senjata.
"Maka dari itu, tradisi pelepasan tidak hanya memiliki makna administratif, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan emosional yang layak kita hargai bersama," katanya.
Di pernyataan yang sama, Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan bahwa Skadron Udara 12 yang berada di bawah Wing Udara 3 akan menjadi basis bagi pesawat tempur dan pilot tempur Rafale. Pesawat tersebut direncanakan tiba di Indonesia pada akhir Januari tahun ini.