475 SPPG di Jakarta, BGN Targetkan Nol Keracunan Program MBG -->

475 SPPG di Jakarta, BGN Targetkan Nol Keracunan Program MBG

10 Feb 2026, Selasa, Februari 10, 2026
475 SPPG di Jakarta, BGN Targetkan Nol Keracunan Program MBG

JAKARTA.COM, GAMBIR- Dengan semakin meningkatnya keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah, termasuk di Jakarta, Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan target nol kasus keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tujuan tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana setelah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta pada Senin (9/2/2026).

Pengawasan SPPG Diperketat

Dadan menekankan bahwa pengawasan terhadap SPPG tetap diperketat untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, termasuk insiden keracunan.

"Kita lakukan dengan lebih giat, serta berikan peringatan-peringatan kepada SPPG yang masih melanggar, khususnya terkait pelanggaran yang cukup serius," katanya saat diwawancarai di Balai Kota Jakarta, Gambir.

Ia mengatakan, peningkatan pengawasan menjadi fokus utama seiring dengan meningkatnya jumlah SPPG yang beroperasi.

Kasus Berkurang Meskipun Jumlah SPPG Meningkat

BGN mencatat, jumlah peristiwa selama bulan Januari mengalami penurunan yang cukup besar dibandingkan dengan masa sebelumnya, meskipun jangkauan program terus berkembang.

"Jumlah kejadian selama bulan Januari ini adalah 50 kali. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan saat Oktober atau September. Padahal jumlah SPPG meningkat secara signifikan," katanya.

Namun, BGN menegaskan bahwa mereka tidak ingin puas dengan kondisi saat ini dan tetap berkomitmen untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

"Alhamdulillah jumlahnya masih sangat sedikit, meskipun kita berharap bisa mencapai target tanpa terjadi apa pun," katanya.

Sertifikasi dan Akreditasi sebagai Pilar Utama

Untuk mengurangi risiko lebih lanjut, BGN akan menerapkan standar kualitas yang sama terhadap seluruh SPPG melalui proses sertifikasi dan akreditasi.

"Dan kita akan melakukan sertifikasi, akreditasi, sehingga nanti SPPG akan memiliki kualitas yang sama dan kejadian yang tidak diinginkan akan kita kurangi," ujar Dadan.

Tindakan tersebut diharapkan mampu menjamin ketersediaan pangan yang aman, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis.

475 SPPG Beroperasi di Jakarta

Sebagai tambahan informasi, hingga saat ini terdapat 475 SPPG yang beroperasi di DKI Jakarta.

Angka ini hanya mencapai sekitar 60 persen dari target awal, yaitu 804 SPPG.

Hasil ini lebih rendah dibandingkan beberapa wilayah lain di Indonesia.

Hal ini disebabkan oleh harga properti serta bahan baku yang tergolong tinggi, sehingga banyak masyarakat masih enggan membuka SPPG.

Bekerja sama antara BGN dan Pemprov DKI Jakarta diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan tersebut.

Lihat berita lain dari Jakarta.com di Google News atau langsung pada halaman Indeks Berita

TerPopuler