
BULANRamadan tidak hanya menjadi bulan ibadah dan pengampunan, tetapi juga menjadi saksi berbagai peristiwa penting yang mengubah arah sejarah Islam serta dunia. Mulai dari turunnya Al-Qur’an, malam Lailatul Qadr, Perang Badar, hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, bulan Ramadan menyimpan jejak sejarah spiritual, perjuangan, dan pengorbanan yang layak diingat dan diambil pelajaran darinya.
1. Turunnya Al-Qur'an: Nuzulul Quran
Dalam Al-Qur'an, surat Al-Baqarah ayat 185 menyebutkan bahwa Al-Qur'an diturunkan pada bulan Ramadan, sehingga bulan ini dikenal sebagai Syahrul Qur'an. Pendapat yang paling terkenal mengatakan bahwa lima ayat pertama turun pada tanggal 17 Ramadan di Gua Hira melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. Kejadian ini juga menjadi awal dari pengangkatan beliau sebagai Rasul Allah.
2. Malam Lailatul Qadr, Malam yang Penuh Hormat
Lailatul Qadr merupakan malam di mana Al-Qur'an secara keseluruhan diturunkan dari Lauhul Mahfuz ke Baitul Izzah, kemudian diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW. Keutamaan malam ini disebutkan oleh Allah SWT dalam surat Ad-Dukhan ayat 3 sebagai malam yang penuh berkah dan lebih unggul daripada seribu bulan.
3. Pertempuran Badar, Titik Balik Kemenangan Umat Islam
Pertempuran Badar berlangsung pada tanggal 17 Ramadan di kawasan Badar, sekitar 145 km sebelah utara Madinah. Tercatat 313 sahabat menghadapi pasukan Quraisy yang jumlahnya tiga kali lipat lebih besar. Dengan keyakinan dan bantuan Allah, umat Islam memperoleh kemenangan besar yang mengubah arah kekuatan di Semenanjung Arab.
4. Kematian Sayyidah Fatimah Az-Zahra
Putri kesayangan Nabi Muhammad SAW, Fatimah Az-Zahra, meninggal pada tanggal 3 Ramadan tahun ke-11 Hijriyah saat berusia 28 tahun. Ia ditinggalkan oleh Hasan, Husain, Zainab, dan Ummu Kultsum yang masih muda. Kepergiannya dikisahkan oleh Aisyah RA.
5. Wafatnya Sayyidah Ruqayyah
Putri Nabi Muhammad SAW yang lain, Ruqayyah binti Muhammad, meninggal pada saat Perang Badar ketika berusia 22 tahun. Karena sedang merawat istrinya, Utsman bin Affan tidak ikut dalam perang tersebut dengan izin Nabi. Ruqayyah dikuburkan di Baqi’ al-Gharqad.
6. Kematian Ummul Mukminin Nyonya Khadijah
Khadijah binti Khuwailid meninggal pada tanggal 10 Ramadan tahun ke-10 kenabian (619 M). Ia dikuburkan di Jannatul Ma'la. Tahun tersebut dikenal sebagai 'Aamul Huzni karena Nabi juga kehilangan pamannya, Abu Thalib.
7. Kematian Istri Para Mukminin, Sayyidah Aisyah
Aisyah putri Abu Bakar meninggal pada malam 17 Ramadan tahun 58 H dengan usia 67 tahun. Ia dikenal sebagai istri Nabi yang paling sering menyampaikan hadis dan menjadi sumber ilmu bagi umat Islam.