AL India promosikan persahabatan dan tampilkan modernisasi kapal perang -->

AL India promosikan persahabatan dan tampilkan modernisasi kapal perang

26 Feb 2026, Kamis, Februari 26, 2026

bengkalispos.com.CO.ID,Oleh Erik Purnama Putra dari Vizag, India

Latihan MILAN 2026 yang berlangsung di perairan Visakhapatnam atau Vizag, Andhra Pradesh, India pada hari Rabu (18/2/2026) pagi hingga siang waktu setempat menampilkan pemandangan yang menarik. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Angkatan Laut India (Indian Navy) ini turut dihadiri oleh Presiden Droupadi Murmu yang menyaksikan parade dari INS Sumedha.

bengkalispos.comberkesempatan menyaksikan langsung latihan bersama MILAN 2026 dan International Fleet Review (IFR) yang diikuti oleh delegasi 72 Angkatan Laut (AL) dari berbagai negara yang mengirimkan 42 kapal perang berbagai jenis. Dalam proses parade, tentu saja Kapal Induk INS Vikran (R 11) menjadi yang paling menarik perhatian, karena ukurannya yang besar.

Selain itu, AL India mengirimkan kapal selam, kapal perang, fregat, korvet, serta kapal bantuan lainnya, yang dapat dilihat oleh tamu undangan, termasuk para jurnalis. Dalam catatanbengkalispos.com, kapal perang yang ditempatkan oleh Angkatan Laut India benar-benar memperlihatkan bahwa mereka merupakan salah satu kekuatan global.

Selain memiliki ukuran yang besar, kapal perang hingga kapal selam yang digunakan dalam parade menunjukkandeterrence effectAL India di kawasan. Kekuatan AL India benar-benar terlihat di perairan, bukan hanya sekadar ucapan.

Sementara dalam IFR, beberapa negara mengirimkan berbagai jenis kapal perang, termasuk dari Prancis, Myanmar, Indonesia, Maladewa, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, bahkan Iran. Mengenai partisipasi Indonesia, TNI AL mengirimkan KRI Bung Tomo (357) untuk ikut serta dalam parade.

Selanjutnya, tercatat MCGS Huravee yang dioperasikan oleh Maldivian Coast Guard Ship, HTMS Krabi sebagai Offshore Patrol Vessel dari Royal Thai Navy, kapal fregat IRIS Dena milik Iran Navy, serta kapal destroyer ROKS Gang Gam Chan dari Korea Navy, tampak di sepanjang lepas pantai.

Belum lagi, fregat HMAS Warramunga dari Angkatan Laut Australia, kapal perusak JS Yudachi dari Pasukan Pertahanan Laut Jepang, kapal korvet UAES Al Emarat, AL Uni Emirat Arab (UAE), serta KD Indera Shakti yang dinaikkan oleh Angkatan Laut Malaysia. Acara yang berada di bawah Komando Angkatan Laut Timur di pusat pesisir Andhra Pradesh, menjadi promosi menarik bagi Kota Vizag.

Sementara Presiden India Droupadi Murmu dalam pidatinya mengucapkan selamat kepada anggota Angkatan Laut India dan negara-negara sahabat atas penampilan mereka yang luar biasa dalam rangkaian IFR. Menurutnya, India memiliki hubungan maritim yang sangat baik dengan berbagai negara, khususnya di Asia Tenggara, dalam hal perdagangan dan pertukaran budaya sejak ratusan tahun lalu.

Ia juga mendorong Angkatan Laut India terus menunjukkan niat baik serta memperkuat jembatan kepercayaan dan persahabatan dengan angkatan laut di seluruh dunia. "Visakhapatnam, yang merupakan pusat Komando Angkatan Laut Timur (ENC) Angkatan Laut India, memiliki sejarah maritim yang mengagumkan. Acara hari ini menekankan pentingnya angkatan laut Visakhapatnam yang abadi," kata Droupadi.

Tidak ketinggalan, ia mengapresiasi perkembangan yang dicapai AL India dalam proses modernisasi kapal perang. Hal ini, antara lain ditunjukkan oleh INS Vikran, sebuah kapal induk yang diproduksi secara lokal oleh India dan mulai beroperasi pada tahun 2022. "IFR mencerminkan persatuan, kepercayaan, dan rasa hormat antar bangsa terhadap tradisi maritim," kata Droupadi.

 

Setelah parade di laut, bengkalispos.comjuga menyaksikan salah satu rangkaian IFR dan MILAN 2026 yang tidak kalah menarik, yaitu simulasi penyelamatan awak kapal selam yang tenggelam di laut. Dengan pelaksanaan demonstrasi Deep Submergence Rescue Vehicle (DSRV), AL India berupaya memperlihatkan kemampuan dan keahlian dalam menguasai teknologi terkini kepada para perwakilan negara sahabat.

Di Area Pelabuhan Vizag, pada hari Rabu sore waktu setempat, anggota Angkatan Laut India dilengkapi dengan peralatan yang menunjukkan kemampuan pencarian dan penyelamatan bawah air yang canggih. Termasuk juga kemampuan penanganan cepat dan koneksi dengan kapal selam yang mengalami kesulitan.

Berbagai latihan yang sering diadakan oleh kapal INS Nistar menunjukkan kemampuan dalam mendeteksi, mendaratkan, dan menyelamatkan personel dari kapal selam. DSRV adalah hasil karya asli dari India. Demonstrasi dilakukan di hadapan perwakilan angkatan laut dari puluhan negara, guna memperlihatkan kemampuan India yang telah mampu mengembangkan peralatan 'astronot di bawah laut'.

Teknologi kendaraan yang digunakan dalam operasi penyelamatan, khususnya untuk awak kapal selam, dijalankan secara jarak jauh (ROV) dan menggunakan teknologi sonar untuk mengidentifikasi target, serta mampu menyelamatkan hingga 24 personel dalam satu perjalanan. Perwakilan angkatan laut negara sahabat dan awak media yang hadir diundang untuk mengamati proses demonstrasi secara langsung hingga naik ke INS Nistar.

Sejumlah rangkaian IFR dan MILAN 2026, termasuk demonstrasi Kendaraan Penyelamatan Bawah Laut Dalam (DSRV) Angkatan Laut India di Wilayah Pelabuhan Vizag, India. - (bengkalispos.com/Erik Purnama Putra)

TerPopuler