Alasan VAR Batalkan Gol Barcelona: Masalah Teknologi SAOT -->

Alasan VAR Batalkan Gol Barcelona: Masalah Teknologi SAOT

13 Feb 2026, Jumat, Februari 13, 2026

bengkalispos.com- Kekalahan Barcelona 0-4 dari Atlético Madrid dalam leg pertama semifinal Copa del Rey tidak hanya meninggalkan luka karena skor yang buruk. Pertandingan tersebut juga dihiasi dengan kontroversi besar terkait keputusan VAR yang membatalkan gol Pau Cubarsí di babak kedua.

Pada saat itu, Barcelona sempat menciptakan gol yang bisa menjadi awal dari comeback. Namun setelah pemeriksaan yang memakan waktu hingga delapan menit, gol tersebut dibatalkan karena offside. Penundaan yang cukup lama langsung memicu kritik dari para pemain, staf, maupun penggemar.

Sekarang, Komite Teknis Wasit (CTA) akhirnya memberikan pernyataan resmi mengenai kejadian tersebut.

Mengutip Barca Blaugranes, dalam pernyataannya, CTA menyampaikan bahwa masalah muncul pada sistem offside semi-otomatis (SAOT) yang digunakan dalam proses evaluasi.

Terkait peristiwa yang menyebabkan gol FC Barcelona dibatalkan, dalam mengevaluasi kejadian tersebut, sesuai dengan prosedur, tim VAR meninjau peristiwa tersebut dengan menggunakan sistem offside semi-otomatis SAOT.

Selama proses analisis, ditemukan bahwa sistem tersebut mengalami kesalahan dalam memodelkan pemain melalui kerangka, setelah mengenali situasi yang memiliki kepadatan pemain tinggi.

Maknanya, sistem tidak mampu mengolah posisi pemain dengan tepat karena terlalu banyak pemain berada di area yang sempit.

Setelah mencoba melakukan kalibrasi ulang terhadap model sistem, dan setelah memverifikasi bahwa hal tersebut tidak dapat dilakukan, sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, tim VAR selanjutnya secara manual menggambar garis offside untuk menentukan keputusan akhir yang tepat.

“Oleh karena alasan ini, dan secara luar biasa, proses evaluasi permainan memerlukan waktu lebih lama dari biasanya sehingga tayangan ulang tidak bisa disajikan kepada produksi televisi, karena sistem SAOT tidak dapat dioperasikan.”

Dengan kata lain, karena teknologi tidak berjalan dengan baik, wasit VAR harus kembali menggunakan cara manual untuk menentukan garis offside. Proses ini yang menyebabkan proses peninjauan memakan waktu cukup lama.

Bagi Barcelona, penjelasan ini mungkin tidak cukup mengurangi kekecewaan mereka. Gol tersebut bisa jadi mengubah arah pertandingan dan memberikan dorongan mental untuk bangkit. Namun, penundaan yang panjang justru menghentikan laju permainan dan membuat suasana pertandingan terasa stagnan. Dan, bagi malam yang sudah buruk bagi Barcelona, insiden VAR itu terasa seperti tambahan kekacauan yang tidak diperlukan.

TerPopuler