Banjir Terus Menerjang, Warga Kebon Pala Siap Direlokasi Jika Dibayar Adil -->

Banjir Terus Menerjang, Warga Kebon Pala Siap Direlokasi Jika Dibayar Adil

21 Feb 2026, Sabtu, Februari 21, 2026
Banjir Terus Menerjang, Warga Kebon Pala Siap Direlokasi Jika Dibayar Adil

bengkalispos.com, JATINEGARA —Banjir yang sering terjadi di wilayah Kebon Pala, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, menyebabkan warga merasa lelah.

Mereka menyatakan siap dipindahkan guna mendukung normalisasi Sungai Ciliwung, selama lahan dan bangunan mereka diberi kompensasi yang adil.

Mereka meyakini bahwa normalisasi adalah tindakan jangka panjang dalam mengatasi banjir serta mencegah air meluap ke permukiman.

Pemerintah Provinsi DKI telah melepaskan puluhan bangunan di sepanjang tepi Kali Ciliwung sehingga warga dapat memiliki tempat tinggal yang layak dan tidak lagi terkena banjir.

Sebagai contoh, puluhan bangunan yang berada di sepanjang kali Ciliwung di Jalan Taman Harapan, RT 04, 02, dan 15, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati telah dirobohkan.

Bangun tersebut dihaluskan oleh petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Rabu (4/2/2026) lalu setelah pemiliknya mendapatkan kompensasi.

Harapan serupa juga datang dari warga Kebon Pala, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur yang berharap dapat terlepas dari genangan air.

Ketua RT 13/04 Kebon Pala, Sanusi menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan pendataan terhadap warga yang tinggal di wilayahnya beberapa bulan lalu.

"Sudah tersedia, tetapi sebagian besar diterima (dialihkan) oleh Pemprov DKI," katanya, Sabtu (21/2/2026).

Menurut Sanusi, masyarakat akan menerima dengan tulus jika tempat tinggalnya dipindahkan dengan kompensasi yang adil.

Sanusi mengharapkan, sebelum Pemprov melepaskan lahan warga, harus terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak dan tidak dilakukan penggusuran sembarangan.

"Kami pada dasarnya tidak keberatan (dengan perpindahan dan pengosongan lahan)," katanya.

96 KK Terdampak Banjir

Sebelumnya, warga Kebon Pala, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur belum menerima bantuan dari pemerintah setelah rumah mereka tergenang banjir, Jumat (20/2/2026).

Ketua RT 13/04, Kelurahan Kebon Pala, Sanusi menyampaikan, kebutuhan makanan para korban banjir masih ditangani sendiri karena belum ada bantuan yang datang.

"Belum (tidak ada bantuan). Sampai saat ini belum ada (bantuan)," tegasnya, Jumat.

Sanusi menambahkan, sekitar 96 kepala keluarga (KK) terkena dampak banjir di permukiman tersebut.

Menurutnya, warga sempat membeli makanan sahur dengan menggunakan perahu dan ada pula yang mengalami banjir.

"Jika untuk sahur agak terganggu juga ya, tapi ibadahnya masih berjalan dengan lancar," katanya. (m26)

Baca bengkalispos.com berita lainnya di Google News dan WhatsApp : di sini

TerPopuler