bengkalispos.com.CO.ID, JAKARTA, – Presiden RI Prabowo Subiantomenegaskan kesiapan Indonesia dalam mengirimkan paling sedikit 8.000 pasukan dalam misi perdamaian diGaza, Palestina. Persiapan ini disampaikan Prabowo dalam pertemuan pertama Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington DC, Amerika Serikat, yang juga dihadiri oleh Presiden Amerika SerikatDonald Trump, Kamis waktu setempat."Capaian gencatan senjata ini nyata. Kami mengapresiasi hal tersebut, dan dengan demikian, kami menegaskan kembali komitmen kami untuk menyumbangkan jumlah pasukan yang besar, hingga 8.000 personel atau lebih jika diperlukan," kata Prabowo dalam siaran langsung melalui akun White House, yang ditonton di Jakarta, Jumat pagi.
Indonesia berkomitmen untuk berperan penting dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) dengan wewenang yang jelas, parameter operasional yang telah disepakati, serta sejalan dengan hukum internasional dan peraturan nasional Indonesia.
Pada pertemuan tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia sejak awal telah mempelajari dan mendukung penuh rencana perdamaian yang diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump. "Indonesia sepenuhnya sejalan dan berkomitmen penuh terhadap rencana ini. Itulah alasan kami bergabung dengan Board of Peace. Kami berkomitmen untuk memastikan keberhasilannya," tegas Prabowo.
Indonesia juga mendukung proses pemulihan dan stabilitas jangka panjang di Gaza dengan tetap menghargai hak-hak rakyat Palestina serta visi Solusi Dua Negara. Kehadiran Prabowo dalam BoP menunjukkan komitmen Indonesia untuk terlibat secara aktif dalam pembentukan dan penguatan kerangka kerja Dewan Perdamaian, berdasarkan mandat Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025).
Isi ini disusun dengan dukungan teknologi AI.