Kebakaran Dua Tempat Usaha di Garuda Palu Selatan, Kerugian Capai Rp 300 Juta -->

Kebakaran Dua Tempat Usaha di Garuda Palu Selatan, Kerugian Capai Rp 300 Juta

10 Feb 2026, Selasa, Februari 10, 2026
Ringkasan Berita:
  • Dua bangunan (kios dan toko pangkas rambut) mengalami kebakaran di Jalan Garuda, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, sekitar pukul 20.22 WITA pada malam Senin (9/2/2026).
  • Api mulai muncul dari kios yang sedang mengisi ulang jerigen dan botol bensin oleh anak pemilik kios, ketika wilayah tersebut mengalami pemadaman listrik sejak siang karena perbaikan oleh PLN.
  • Api menyebar secara cepat akibat adanya bahan yang mudah terbakar dan aroma bensin, sehingga menghancurkan barang-barang di dalam kios tersebut.

Liputan Jurnalis Palu.com, Supriyanto Ucok

PALU.COM, PALU -Kebakaran terjadi pada dua bangunan kios dan barbershop di Jalan Garuda, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu pada hari Senin (9/2/2026) malam sekitar pukul 20.22 WITA.

Fakta-fakta peristiwa terungkap berdasarkan keterangan saksi dan pemilik rumah yang menerima laporan secara langsung di tempat kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi, api pertama muncul di bagian depan rumah kios yang menyimpan jerigen dan botol bensin yang sedang diisi ulang oleh anak pemilik kios.

Karena kondisi wilayah setempat mengalami pemadaman listrik sejak pukul 11 siang akibat perbaikan yang dilakukan oleh PLN.

Akibatnya, api kemudian muncul bersamaan dengan bau bensin dan memicu kebakaran yang berkembang pesat, mulai menghanguskan barang-barang di dalam kios, sehingga warga turun tangan untuk membantu evakuasi.

"Saya melihat api semakin besar saat melewati lokasi dan segera membantu pemilik untuk menyelamatkan barang," kata saksi.

Terjadi ledakan yang cukup besar berasal dari tabung gas yang berada di dalam toko tersebut.

Ada 7 tabung gas yang terbakar, yaitu 4 tabung dengan berat 5,5 Kg dan 4 tabung berukuran 12 Kg.

1 unit mobil pemilik kios merek Xpander yang berada di bagian belakang kios terlihat rusak parah pada sisi kanan bodinya.

Dengan bantuan masyarakat, korban dan anaknya berhasil keluar tanpa mengalami cedera parah.

"Api menyebar sangat cepat karena banyak bahan yang mudah terbakar di dalam kios, dan api tersebut kemudian menyebar ke toko tukang cukur yang berada di sebelahnya," ujar Kapolsek Palu Selatan AKP Muhammad Kasim saat diwawancarai di lokasi kejadian.

Kira-kira pukul 20.22 Wita, enam kendaraan pemadam kebakaran dari Kota Palu tiba di tempat kejadian guna melakukan upaya pemadaman dan pendinginan.

Prosesnya berlangsung hingga sekitar pukul 21.15 WITA, dan api berhasil dikendalikan sepenuhnya tanpa ada korban jiwa. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.

Kapolresta Palu Kombes Pol Hari Rosena melalui Kapolsek Palu Selatan mengungkapkan akan segera melakukan pemeriksaan di tempat kejadian bersama tim terkait agar penyebab pasti kebakaran dapat diketahui secara hukum dan teknis, serta memperingatkan masyarakat untuk lebih waspada dalam mengelola bahan yang mudah terbakar seperti bensin.

"Krusial bagi masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan saat bekerja di lingkungan rumah dan kios, terutama ketika menggunakan penerangan saat listrik mati karena hal ini dapat menjadi salah satu penyebab potensi kebakaran," ujarnya.

Pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa kebakaran ini kemungkinan besar disebabkan oleh kelalaian dalam proses pengisian dan penyaluran bensin serta penggunaan lilin di dekat bahan yang mudah terbakar, sehingga masyarakat diharapkan lebih waspada khususnya saat mengisi bahan bakar di ruangan tertutup. (*)

TerPopuler