
KORBAN dan terduga pelaku penganiayaanPeristiwa yang terjadi di Cengkareng, Jakarta Barat, berujung pada saling melaporkan ke pihak kepolisian. Saat ini, Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Barat atau Polres Metro Jakarta Barat sedang melakukan pemeriksaan terhadap kedua laporan tersebut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Arfan Zulkan Sipayung menyampaikan bahwa pihak yang melaporkan adalah korban itu sendiri. Korban dikenal dengan nama Darwin. Istri korban, Angel, memposting rangkaian kejadian dugaan penganiayaan terhadap Darwin yang kemudian menyebar di media sosial.
"Masing-masing telah membuat laporan polisi. Satu di antaranya adalah suami dari istri yang mengunggah video tersebut, serta terlapor," ujar Arfan saat dihubungi pada Senin, 9 Februari 2026.
Arfan enggan menyampaikan isi laporan yang ia buat. Ia hanya memastikanPolres Metro Jakarta Barattetap netral dan sedang mempelajari kasus ini secepat mungkin. "Yang jelas nanti kami akan menyelidiki keduanya," katanya.
Seorang pria di Jakarta Barat diduga menjadi korban kekerasan setelah mengingatkan tetangganya yang memainkan alat musik drum tanpa menggunakan peredam suara. Korban dianiaya dengan cara digigit, ditendang, dan dihantam mobil bersama istrinya. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Dahlia III RT/ RW 4/ 9, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat pada hari Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 14.00 siang.
Korban bernama Darwin yang bekerja sebagai pengusaha. Dalam rekaman yang diunggah oleh pemilik akun @angelju__ di media sosial Instagram, tampak seorang pria mengenakan kaus biru muda memegang leher korban.
Selanjutnya, pria itu berdiri dan menendang wajah korban. Di sisi lain, terdengar suara meminta pertolongan dari balik kamera. Pemilik akun @angelju__ menyatakan bahwa ia adalah istri dari korban.
"Pelaku yang menganiaya dan memukul suami saya, yang mengenakan kacamata, baju biru muda lengan pendek, serta celana putih panjang," tulis pemilik akun di Instagram yang diunggah pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Selain pria berbaju biru, pemilik akun menyebutkan adanya pelaku lain yang menendang punggung dan memukul korban. "Suami saya yang sedang terkapar di jalan adalah korban"pemukulanDari kedua pelaku tersebut, yang mengenakan baju berwarna biru tua lengan pendek dan celana pendek dengan kombinasi warna hitam-putih-hijau," tulis @angelju__ di Instagram, menceritakan isi video tersebut.
Akun dengan nama @laurend_lee_, yang menyatakan dirinya sebagai saudara ipar korban, mengungkapkan bahwa korban juga ditabrak oleh pelaku menggunakan kendaraan bermotor. "Setelah pelaku datang dengan mobilnya, secara sengaja menabrak saudara saya dan suaminya hingga terjatuh," ujar pemilik akun tersebut.
Berdasarkan keterangan yang diberikan, pelaku sering kali terdengar memainkan drum di rumahnya pada waktu siang dan pagi. Kejadian ini telah berlangsung sejak tahun lalu. Korban merasa terganggu karena suara drum menghambat keluarganya dalam beristirahat.
Beberapa foto layar percakapan melalui aplikasi pesan menunjukkan bahwa korban telah beberapa kali menyampaikan keluhan mengenai gangguan tersebut kepada Rukun Tetangga atau RT. Namun, gangguan dari permainan drum tetangganya masih terus berlangsung.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atauPolda Metro Jaya, Komisaris Besar Budi Hermanto mengakui kejadian tersebut. “Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Barat, saat ini sedang ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Jakarta Barat,” ujarnya saat dihubungi pada Senin, 9 Februari 2026.
Di dalam foto yang beredar di media sosial, korban atau Darwin melaporkan tindakan kekerasan terhadap seseorang, sesuai dengan ketentuan pasal 262 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Terlapor berinisial DS. Laporan tersebut tercatat pada malam hari kejadian dengan nomor LPB/ 359/ 1/ 2026/ SPKT/ Polres Metro Jakarta Barat/ Polda Metro Jaya.