
Ringkasan Berita:
- Tiga anak hilang di Sungai Melawi, Kabupaten Sintang pada hari Kamis tanggal 12 Februari 2026
- Seseorang yang sedang berada di kafe melihat seseorang meminta bantuan dan segera memberikan pertolongan.
- Setelah berhasil menyelamatkan seseorang, tiga orang lainnya belum berhasil diselamatkan.
- Jumat, 13 Februari 2026 pagi, dua korban telah ditemukan dan merupakan siswa, satu lainnya masih dalam proses pencarian.
PONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Kehilangan ANG secara mendadak menyebabkan rasa sedih yang dalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga kerabat dan teman sekelasnya. - Kematian ANG yang tiba-tiba menimbulkan duka yang besar, baik bagi keluarga maupun kerabat serta teman sekolahnya. - Kehadiran ANG yang tiba-tiba pergi meninggalkan kesedihan mendalam, bukan hanya bagi keluarganya, tetapi juga bagi kerabat dan teman-temannya di sekolah.
Keluarga dan teman sekelas menangis saat mengunjungi rumah duka di RT 07, Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang, Jumat (13/2/2026).
Rumah sewa berwarna hijau itu terlihat penuh oleh para pengunjung jenazah.
Beberapa teman seangkatan dan guru dari SMP Negeri 1 Sintang datang untuk mengunjungi ANG untuk yang terakhir kalinya.
Rencananya, jenazah akan dikuburkan di pemakaman Jerora pada siang hari ini.
ANG, seorang siswi kelas 2 di SMP Negeri 1 Sintang, meninggal dunia setelah terjebak di Sungai Melawi.
Selain ANG, anak lainnya, DR, siswi SD Negeri 05 Sintang juga ditemukan meninggal dunia akibat peristiwa yang sama.
Sementara itu, satu anak lainnya masih dalam pencarian.
Kronologi Kejadian
Tiga anak dilaporkan diduga hilang di Sungai Melawi pada hari Kamis, 12 Februari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.
Kejadian itu berlangsung di wilayah Jalan Teuku Umar RT 07 RW 02, Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang.
Seorang saksi bernama Raihan menceritakan, pada saat itu ia sedang duduk di sebuah kafe yang berada di tepi sungai.
Ia melihat tiga anak sedang berenang di tengah sungai dan terlihat seperti meminta bantuan.
"Secara alami Raihan berenang ke tengah sungai dan berhasil menyelamatkan dua orang," kata Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo melalui Kapolsek Sintang Kota IPTU Heru Woldy.
Dua anak yang berhasil diselamatkan memiliki inisial SEP dan KIM.
Namun menurut keterangan orang tua KIM, terdapat tiga teman dari anaknya yang belum berhasil diselamatkan dan diperkirakan tenggelam, yaitu ANG, FEN, dan DIR.
Petugas kepolisian bersama dengan tim terkait masih melakukan proses pencarian terhadap satu korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Rasa sedih meliputi penduduk Kelurahan Ladang akibat kejadian yang sangat menyedihkan itu.
Penemuan Korban
Tim operasi penyelamatan bersama kembali berhasil menemukan anak yang tenggelam di Sungai Melawi pada hari Jumat, 13 Februari 2025.
Korban kedua yang ditemukan memiliki inisial DR. Siswa sekolah dasar ini ditemukan dalam kondisi terapung tidak jauh dari lokasi tenggelam.
Sementara korban pertama yang ditemukan bernama ANG. Saat ini, dua jenazah sedang dalam proses pemberkatan di rumah duka.
Tim pencarian gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian terhadap seorang anak yang tenggelam dan masih hilang.
Tiga anak dikabarkan diduga tenggelam di Sungai Melawi pada hari Kamis, 12 Februari 2026 sore.
Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB di wilayah Jalan Teuku Umar RT 07 RW 02, Kelurahan Ladang.
Seorang saksi bernama Raihan menceritakan, pada saat itu ia sedang duduk di sebuah kafe di tepi Sungai Melawi.
Ia kemudian melihat tiga anak yang sedang berenang di tengah sungai dan terlihat seperti meminta bantuan.