
bengkalispos.comPemain sayap Persis Solo, Irfan Jauhari, menegaskan komitmen timnya untuk secepat mungkin meninggalkan zona degradasi BRI Super League 2025/26. Menghadapi pertandingan pekan ke-21 melawan Madura United FC di Stadion Manahan, Solo, Jumat (13/2) sore, Irfan memastikan seluruh anggota tim dalam kondisi siap bertarung.
Atlet asal Ngawi, Jawa Timur, menyatakan bahwa persiapan yang matang menjadi faktor utama dalam menghadapi pertandingan krusial ini.
Penilaian terhadap pertandingan sebelumnya telah dilakukan oleh pelatih guna memperbaiki kesalahan dan meningkatkan keefektifan dalam bermain.
"Saya dan rekan-rekan sangat siap menghadapi pertandingan melawan Madura United besok. Kami berharap bisa meraih kemenangan, semoga hasilnya sesuai dengan harapan, yaitu tiga poin," kata Irfan dikutip dari ileague.id.
Saat ini, Persis masih berada di dasar klasemen sementara BRI Super League dengan total 11 poin dari 20 pertandingan. Tim yang dilatih oleh Milomir Seslija baru saja memperoleh dua kemenangan, lima hasil seri, dan 13 kekalahan.
Situasi ini menjadikan tambahan poin sebagai hal yang sangat penting untuk meningkatkan posisi sekaligus mempertahankan peluang tetap berada di kasta teratas. Bermain di Stadion Manahan seharusnya memberikan keuntungan tersendiri. Namun kenyataannya, Persis belum mampu meraih kemenangan di kandang musim ini.
Dua kemenangan yang dicapai justru terjadi saat bermain di luar kandang, termasuk kemenangan 2-1 melawan Madura United pada pekan pertama dan kemenangan menegangkan 3-2 atas Semen Padang FC pada pekan ke-17.
Catatan tersebut memberikan dorongan tambahan bagi Irfan dan pemain Laskar Sambernyawa untuk menghentikan kecenderungan negatif di kandang.
Dukungan para penggemar di Manahan diharapkan mampu memberikan tenaga tambahan bagi tim yang sedang mengalami kesulitan.
Di sisi lain, keadaan Madura United saat ini sedang tidak stabil. Tim Laskar Sape Kerrab kini berada di posisi ke-14 dengan 18 poin dan belum berhasil memperoleh kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir.
Rincianya, dua hasil imbang dan enam kekalahan menyebabkan penurunan rasa percaya diri mereka.
Keadaan tersebut dianggap sebagai kesempatan bagi Persis untuk memperoleh peluang. Jika mampu tampil stabil dan memanfaatkan kesempatan yang ada, tidak mustahil jika tiga poin bisa diraih di depan pendukung sendiri.
Untuk Irfan Jauhari dan Persis Solo, pertandingan ini bukan sekadar laga biasa, tetapi merupakan momen perubahan yang sangat ditunggu-tunggu.