-MEDAN.com, DOLOKSANGGUL -Tempat wisata Tao Silosung terletak di Desa Lintongnihuta, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbahas. Tao Silosung dikenal sebagai danau air tawar alami yang memiliki luas sekitar 10 hektare dan bentuk mirip lesung.
Selain pemandangan yang indah dan udara yang segar, danau ini juga menyimpan kisah legenda masyarakat setempat mengenai dua bersaudara, Datu Dalu dan Sahang Maima, yang menjadi bagian dari kekayaan cerita rakyat Humbahas.
Berjarak sekitar 13 kilometer dari Kota Doloksanggul, Tao Silosung dianggap memiliki akses yang cukup mudah untuk dikunjungi oleh para pengunjung. Masyarakat setempat berharap, kerja sama dengan pemerintah dapat menjadikan kawasan ini sebagai salah satu ikon wisata alam terkemuka yang berkelanjutan di Sumatera Utara.
Untuk pengembangan pariwisata, di tempat wisata ini juga diadakan lomba memancing. Terbaru, lomba memancing yang diselenggarakan di lokasi tersebut pada hari Minggu (22/2/2026).
Bupati Humbahas Oloan Nababan berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari usaha memperkuat promosi pariwisata yang berbasis masyarakat.
Lomba yang digagas oleh Pokdarwis Siponjot bekerja sama dengan Pemerintah Desa Siponjot diikuti sekitar 96 peserta, baik yang berasal dari dalam maupun luar desa.
"Antusias peserta terlihat sejak pagi, memenuhi tepi danau untuk merasakan pengalaman memancing di air yang jernih yang dikelilingi oleh lautan persawahan dan perkebunan warga," lanjutnya.
"kegiatan semacam ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi cara efisien untuk memperkenalkan daya tarik wisata lokal serta meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat," tambahnya.
Ia menyampaikan, pada tahun 2023 dan 2024, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga telah melaksanakan sosialisasi pengembangan pariwisata berkelanjutan serta penerapan Sapta Pesona di Desa Siponjot. Tahun 2025, dukungan berupa 10 set perlengkapan kemah juga disediakan untuk mendukung program kerja Pokdarwis sebagai motivator, penggerak, dan komunikator dalam meningkatkan kesiapan masyarakat sebagai tuan rumah yang baik bagi wisatawan.
Melalui kegiatan lomba memancing ini, semangat persatuan dan komitmen untuk mengembangkan pariwisata berbasis potensi lokal kembali ditegaskan, sekaligus memperkuat citra Humbahas sebagai daerah yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang layak dihargai," tambahnya.
(cr3/-medan.com)
Baca berita MEDAN lainnya di Google News
Ikuti pula informasi lainnya melalui Facebook, Instagram, Twitter, dan Channel WA
Berita terkini yang menyebar di Medan