
Bengkalispos.comBerikut artikel berita lengkap dengan judul dan meta deskripsi, disusun singkat, faktual, dan sesuai gaya pemberitaan media:
Pemantauan PNM Dirasakan Langsung oleh Perempuan Pantai Kalimantan Timur
Jakarta, 30 Januari 2026—Keterbatasan akses terhadap transportasi, pasokan listrik, dan layanan perbankan masih menjadi kendala utama di beberapa daerah pesisir Kalimantan Timur. Banyak desa hanya bisa dicapai melalui jalur laut, sehingga penduduk setempat harus memaksimalkan potensi sumber daya laut sebagai penghasil kehidupan.
Pada situasi tersebut, Ibu Jum’ah, nasabah PNM Mekaar Cabang Balikpapan, bersama suaminya yang bekerja sebagai nelayan, mengembangkan usaha rumahan pengolahan ikan asin. Kini, usaha ini menjadi sumber penghasilan utama keluarga dan telah menjangkau pasar tidak hanya di sekitar wilayah, tetapi juga ke luar pulau.
Usaha pengolahan ikan asin yang dilakukan Ibu Jum’ah menunjukkan peran penting perempuan dalam menjaga kesejahteraan ekonomi keluarga. Dengan memanfaatkan hasil tangkapan laut, ia berhasil menciptakan nilai tambah serta membuka kesempatan usaha yang berkelanjutan di sekitarnya.
Kepala Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, mengatakan bahwa daerah pesisir memiliki potensi ekonomi yang besar, terutama jika didukung peran aktif perempuan dalam usaha mikro dan ultra mikro. Menurutnya, perempuan sering menjadi penggerak utama dalam pengelolaan dan perkembangan usaha keluarga.
"PNM hadir untuk mendampingi usaha agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga," kata Dodot.
Ia menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan PNM tidak hanya berupa modal, tetapi juga penguatan kemampuan usaha serta pengelolaan keuangan. Tujuan dari hal ini adalah agar usaha para nasabah dapat berkembang secara bertahap dan berkelanjutan sesuai dengan kondisi serta potensi daerah masing-masing.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2024 terdapat sekitar 12.968 desa pesisir di Indonesia, yang mencakup 15,39 persen dari keseluruhan wilayah administratif tingkat desa. Mayoritas kegiatan ekonomi masyarakat pesisir bergantung pada sektor perikanan serta pengolahan hasil laut dalam skala kecil.
Dalam konteks tersebut, penguatan peran perempuan melalui akses pembiayaan dan bimbingan usaha dianggap sebagai faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat kesejahteraan keluarga, serta mendukung keberlanjutan perekonomian masyarakat pesisir. (*)