bengkalispos.comPrediksi pertandingan Persijap Jepara melawan Persebaya Surabaya menjadi perhatian menjelang laga pekan ke-22 Super League 2025/2026. Pertandingan di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2) pukul 20.30 WIB akan dipastikan penuh ketegangan saat Laskar Kalinyamat menghadapi Green Force yang sedang bersaing di papan atas klasemen.
Persija Jepara datang dengan beban berat di pundak. Dari 21 laga, mereka hanya meraih 15 poin yang berasal dari empat kemenangan, tiga hasil imbang, dan 14 kekalahan, sehingga membuat mereka berada di posisi ke-17 dalam klasemen sementara.
Posisi tersebut membuat Persijap hanya tertinggal tiga poin dari tim terbawah Persis Solo. Zona degradasi masih mengancam dan setiap pertandingan kini terasa seperti laga final bagi tim asal Jepara tersebut.
Sebaliknya, Persebaya Surabaya tampil lebih konsisten pada musim ini. Green Force berada di peringkat kelima dengan total 35 poin, jauh tertinggal dari tuan rumah yang sedang kesulitan.
Rekor pertemuan memberikan rasa percaya diri yang lebih besar bagi tim tamu. Dalam tujuh pertandingan terakhir melawan Persijap, Persebaya Surabaya meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang, termasuk kemenangan telak 4-0 pada 28 Desember 2025 di babak pertama.
Namun, sepak bola selalu menyimpan kejutan. Persijap berharap keberuntungan di Stadion Gelora Bumi Kartini dapat menjadi tambahan semangat untuk meraih poin penting.
Laga ini juga menjadi momen istimewa karena Persijap kembali dilatih oleh Mario Lemos sebagai pelatih utama. Ia baru saja berganti posisi dengan Divaldo Alves yang sekarang menjabat sebagai Direktur Teknik. Mario Lemos menyatakan bahwa timnya siap menghadapi tekanan.
"Persiapan tim sangat baik. Pertandingan melawan Persebaya bukanlah laga yang mudah. Namun, yang jelas, seluruh pemain sudah memahami tugas masing-masing. Semua pemain siap menghadapi pertandingan besok," katanya dalam sesi Pre Match Press Conference, Jumat (20/2/2026) malam.
Keteguhan diri diuji setelah Persijap kalah 0-4 dari Arema FC di Malang dalam pertandingan sebelumnya. Hasil ini menjadi peringatan keras yang harus segera diperbaiki sebelum menghadapi tim seperti Persebaya Surabaya. Mario tidak menutup mata terhadap kelemahan yang dimiliki timnya.
"Pada pertandingan terakhir, kita kebobolan empat gol. Ini menjadi tugas rumah. Kita perlu bisa bertahan, menyerang serta berpindah dari bertahan ke menyerang dengan baik. Kita harus mencetak gol dan tentu saja kita menginginkan kemenangan," katanya.
Faktor bulan Ramadhan juga memberikan tantangan tersendiri. Meskipun demikian, Mario menganggap kondisi ini tidak akan memengaruhi kinerja para pemainnya.
"Jika membicarakan momen bulan puasa, lawan pasti merasakan hal yang sama. Banyak pemain Persebaya yang juga menjalani puasa. Hal ini bukan pertama kalinya saya bekerja dalam situasi seperti ini, karena pernah di Malaysia atau Bangladesh dan sekarang di Indonesia. Saya rasa ini tidak akan menjadi masalah, dan yakin para pemain memiliki mental yang kuat untuk menjalankan kewajiban mereka meskipun mereka berpuasa di siang hari," katanya.
Di pihak lawan, Persebaya Surabaya datang dengan semangat bangkit setelah performa yang tidak optimal dalam pertandingan terakhir di kandang. Laga luar kandang ini menjadi kesempatan untuk kembali meraih kemenangan serta mempertahankan posisi di papan atas.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memberi peringatan kepada para pemainnya agar tidak mengabaikan kewaspadaan. Ia menyadari bahwa pertandingan di kandang lawan selalu berpotensi menimbulkan kejutan, terlebih lagi Persijap membutuhkan poin untuk melewati tekanan yang sedang mereka alami.
"Sayangnya, minggu ini cukup sulit karena beberapa pemain mengalami cedera dan demam. Saya berharap para pemain dapat beristirahat dengan cukup karena kami akan memulai pertandingan di malam hari. Oleh karena itu, kita juga perlu menunjukkan sikap tambahan, fokus, dan intensitas yang baik," kata Tavares dalam konferensi pers.
Ia juga memastikan tim tetap menjaga standar latihan meskipun sebagian pemain sedang berpuasa.
"Pada saat ini tidak ada kendala, karena mereka sudah mampu makan dan minum. Mereka sudah bisa melakukannya. Namun pada minggu pertama tetap perlu memperhatikan durasi sesi latihan agar lebih singkat," katanya.
Pemain gelandang bertahan Milos Raickovic juga menyatakan ambisi timnya. Ia menganggap Persijap layak diwaspadai karena memiliki susunan pemain baru yang mampu memberikan nuansa berbeda.
"Kami memahami mereka memiliki banyak pemain baru. Kami juga ingin kembali ke jalur kemenangan karena pertandingan terakhir kami kalah di kandang. Kami berharap meningkatkan penampilan, memberikan yang terbaik, dan membawa pulang tiga poin," tegas Raickovic.
Dari segi komposisi pemain, Persijap diperkirakan akan memasang Sendri Johansah sebagai penjaga gawang. Barisan pertahanan akan diisi oleh Rahmat Hidayat, Buyung Ismu, Diogo Brito, dan Lucas Moralatto, dengan dukungan Alexis Gomes serta Wahyudi Hamisi di lini tengah.
Borja Herrera dan Rubio diharapkan mampu memberikan umpan kepada Carlos Franca serta Iker Guarrotxena di lini depan. Kombinasi ini diharapkan meningkatkan kekuatan serangan dibanding pertandingan sebelumnya.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya kemungkinan besar akan mempercayai Ernando Ari sebagai kiper utama. Risto Mitrevski dan Rachmat Irianto akan menjadi penghalang pertahanan bersama Koko Ari serta Jefferson Silva.
Lini tengah tim Green Force dihiasi oleh Milos Raickovic, Toni Firmansyah, dan Francisco Rivera guna menjaga keseimbangan dalam pertandingan. Di lini depan, Bruno Moreira, Mihalo Perovic, serta Gali Freitas siap menggemparkan pertahanan tuan rumah.
Berdasarkan performa dan kedalaman skuad, Persebaya Surabaya tampak lebih unggul. Namun, Persijap memiliki motivasi yang meningkat untuk membuktikan bahwa mereka masih mampu bersaing dalam kompetisi musim ini.
Prediksi hasil pertandingan antara Persijap Jepara melawan Persebaya Surabaya menunjukkan kemungkinan kemenangan sempit dari tim tamu. Mengingat berbagai perubahan yang terjadi, laga ini diperkirakan berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan Persebaya Surabaya.