Respons Kelas Asprov PSSI Bali Usai I Ketut Suardana Dihujat Media Sosial -->

Respons Kelas Asprov PSSI Bali Usai I Ketut Suardana Dihujat Media Sosial

20 Feb 2026, Jumat, Februari 20, 2026
Respons Kelas Asprov PSSI Bali Usai I Ketut Suardana Dihujat Media Sosial

bengkalispos.com- Liga 4 Piala Gubernur Bali 2025/2026 secara resmi selesai dengan PS Badung menjadi pemenang setelah mengalahkan MIFA dalam pertandingan final di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Selasa (17/2/2026).

Kemenangan itu memastikan PS Badung sebagai perwakilan Bali di babak nasional Liga 4.

Namun di balik keberhasilan penyelenggaraan final, muncul perdebatan yang santer dibicarakan di media sosial.

Perhatian masyarakat tertuju pada kehadiran I Ketut Suardana yang tampak berdiri sejajar dengan Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta dalam acara penyerahan piala dan pemberian medali.

Beberapa netizen meragukan keputusan Asprov PSSI Bali yang mengundang Ketut Suardana, mengingat ia disebut sebagai kandidat Ketua Umum Asprov PSSI Bali dalam pemilihan mendatang.

Di ajang kompetisi tersebut, dia akan berhadapan dengan Anak Agung Candra Gupta.

Munculnya kritik terkait kehadiran Ketut Suardana dianggap berpotensi menciptakan kesan ketidaktelitian. Beberapa orang bahkan berpikir bahwa momen ini bisa memberikan keuntungan baginya dalam pemilihan ketua umum.

Merupakan tanggapan terhadap isu tersebut, Wakil Ketua Umum Asprov PSSI Bali, I Gusti Agung Ngurah Anom Jaksa, memberikan penjelasan.

Ia menganggap kritik itu muncul akibat ketidaktahuan terhadap struktur dan aturan organisasi.

"Orang-orang yang mengkritik ini tidak memahami aturannya," tegas Anom Jaksa saat dihubungi, Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, meskipun Ketut Suardana tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum, namanya tetap terdaftar dalam struktur kepengurusan sebagai penasihat sesuai dengan Surat Keputusan Asprov PSSI Bali Nomor SKEP/001/PSSI-BALI/I-2026 yang ditetapkan pada 18 Januari 2026.

Di dalam pengurusan tersebut, Ketut Suardana memiliki status sebagai penasihat bersama dengan Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta.

Sementara itu, jabatan Wakil Ketua Umum Asprov PSSI Bali saat ini dipegang oleh Pieter Tanuri yang juga menjadi anggota Exco PSSI Pusat dan ditunjuk sebagai pemimpin hingga Juli 2026.

"Sebagai penasihat dan mantan Ketua Umum dua periode, wajar jika kami mengundang Pak Ketut Suardana," katanya.

"Pak Giri Prasta hadir mewakili Gubernur yang tidak dapat hadir. Pak Pieter Tanuri juga tidak bisa hadir, sehingga kami mewakili dalam penyerahan piala," tambah Anom Jaksa.

Meski ada perdebatan yang muncul, Asprov PSSI Bali menegaskan komitmennya untuk menjaga profesionalisme dan ketidakberpihakan dalam proses organisasi.

Di sisi lain, PS Badung kini mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang lebih berat di babak nasional Liga 4 dengan mengusung nama Bali.

Isu ini menjadi pengingat bahwa perubahan dalam sepak bola tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga dalam sistem tata kelola organisasi yang selalu menjadi perhatian masyarakat. ***

TerPopuler