Siaga Perang, Iran Tempatkan Rudal Khorramshahr-4 Jangkauan 2.000 km di Pangkalan Militer -->

Siaga Perang, Iran Tempatkan Rudal Khorramshahr-4 Jangkauan 2.000 km di Pangkalan Militer

6 Feb 2026, Jumat, Februari 06, 2026

Bengkalispos.com.CO.ID, TEHERAN -- Iran sedang bersiap menghadapi kemungkinan serangan dari Amerika Serikat. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), unit elit militer Iran, telah menempatkan rudal balistik jarak jauh terbaru Khorramshahr-4 di salah satu pangkalan miliknya,

Berdasarkan laporan media lokal Iran,PressTV, Kamis (5/2), tindakan tersebut menunjukkan bahwa rudal Khorramshahr-4 telah dimasukkan ke dalam doktrin pertahanan Iran.

Rudal ini mampu menjangkau hingga 2.000 kilometer (1.200 mil) dan dapat mengangkut warhead seberat 1.500 kilogram.

Bukan hanya rudal, sebelumnya Iran dilaporkan juga telah membangun fasilitas bawah tanah yang baru.

"Pos tersebut diresmikan dalam kunjungan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Abdolrahim Mousavi dan Seyed Majid Mousavi, komandan Divisi Dirgantara IRGC," menurut laporanFars dikutip dari CGTN, Kamis.

 

Kemampuan dan kesiapan operasional satuan rudal IRGC dievaluasi selama kunjungan tersebut. Para komandan tingkat atas angkatan bersenjata Iran diberikan informasi mengenai perkembangan dan kesiapan satuan strategis tersebut.

Mousavi menyampaikan di basis tersebut bahwa Iran telah memperkuat kemampuan pertahanannya dengan meningkatkan rudal balistiknya dalam berbagai aspek teknis.

"Kami siap menghadapi segala tindakan yang dilakukan oleh lawan. Selain itu, setelah perang selama 12 hari (melawan Israel pada bulan Juni tahun lalu), kami telah merubah doktrin militer kami dari bersifat defensif menjadi ofensif dengan menerapkan pendekatan pelaksanaan operasi besar dan cepat, sambil menerima perang asimetris serta strategi militer yang mematikan," ujarnya.

Pada hari Jumat, utusan khusus Presiden Amerika Serikat (AS), Steve Witkoff, dan menteri luar negeri Iran, Abbas Araghchi, direncanakan akan melakukan pembicaraan nuklir di Oman.

Pada bulan Januari, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa sebuah "armada besar" sedang bergerak menuju Iran. Trump berharap Iran bersedia melakukan negosiasi dan menandatangani perjanjian yang adil serta seimbang, termasuk komitmen untuk sepenuhnya meninggalkan senjata nuklir.

Trump juga mengingatkan bahwa jika tidak ada kesepakatan mengenai program nuklir Iran, serangan AS di masa depan terhadap negara tersebut akan "jauh lebih parah" dibandingkan dengan serangan sebelumnya.

TerPopuler