
bengkalispos.com– Pengurus Pusat Partai NasDem menyelenggarakan acara berbuka puasa bersama anak yatim di Gedung NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus DPP serta anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem.
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh merasa senang karena jajarannya dapat berkumpul bersama. Dengan acara ini, menjadi sarana memperkuat hubungan antar kader.
"Kami merasa gembira dan berbahagia dengan kehadiran Bapak dan Ibu yang telah menerima undangan DPP Partai NasDem untuk berbuka puasa bersama," kata Surya Paloh, Kamis (19/2).
Surya menekankan bahwa berbuka puasa bersama seharusnya menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan persaudaraan. Kebersamaan yang terjalin perlu dipelihara dan ditingkatkan.
"Berbuka puasa bersama memiliki makna khusus agar hubungan silaturahmi yang telah terjalin tetap terpelihara, bahkan semakin kuat melalui kebersamaan kita," tambahnya.
Surya Paloh menekankan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menjalankan ibadah dengan menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi waktu untuk merenung guna membersihkan semangat pelayanan serta memperkuat kekuatan moral dan spiritual.
"Ramadhan merupakan kesempatan untuk membersihkan semangat dan memperkuat semangat pengabdian kita dalam memaknai kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya.
Mantan anggota partai Golkar ini mengajak semangat Ramadhan menjadi pedoman dalam menjalani perjuangan ke depan. Terutama dalam membangun bangsa dan negara agar semakin berkembang.
"Kita perlu menjaga semangat kebersamaan dan rasa empati sosial agar makna bulan suci ini memiliki makna yang penting bagi perjuangan kita bersama dalam membangun bangsa yang kita cintai," ujarnya.
Hadiri acara tersebut beberapa tokoh nasional, antara lain Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Sari Yuliati, Menteri Pangan Zulkifli Hasan, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Anies Baswedan serta Presiden PKS Almuzammil Yusuf, juga Waketum PKB Jazilul Fawaid, Wakil Ketua PBNU KH. Zulfa Mustopa.