Video viral pria cari rumput di Cirebon tewas tertabrak kereta, motornya hancur -->

Video viral pria cari rumput di Cirebon tewas tertabrak kereta, motornya hancur

13 Feb 2026, Jumat, Februari 13, 2026
Video viral pria cari rumput di Cirebon tewas tertabrak kereta, motornya hancur

JABAR.ID, CIREBON– Sebuah video mengejutkan beredar di media sosial yang menampilkan kerumunan orang di sekitar jembatan rel kereta api di Cirebon, Kamis (12/2/2026) sore.

Dalam cerita video tersebut, seorang pria yang sedang mencari rumput atau "ngarit" dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api sehingga sepeda motornya rusak parah.

Kejadian berdarah ini terjadi di titik KM 210+1/2, ruas jalan Cangkring–Bangodua, yaitu di Desa Orimalang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon.

Kronologi Penemuan Jasad Korban

Kepala Sektor Klangenan, Iptu Diding, membenarkan terjadinya kejadian tersebut.

Menurutnya, informasi awal berasal dari petugas Kepolisian Khusus Kereta Api (Polsuska) bernama Anggi yang mengabarkan adanya kecelakaan di jalur tersebut.

"Berdasarkan laporan dari petugas Polsuska, saksi bersama perangkat desa segera melakukan pencarian di lokasi kejadian," kata Iptu Diding dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/2/2026) malam.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan mayat seorang laki-laki di dekat jalur rel.

Petugas Polsek Klangenan yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan pengenalan terhadap korban.

Identitas Korban: Penduduk Desa Orimalang

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, korban dikenal dengan nama Undrus bin Dama (67).

Korban adalah seorang pekerja harian yang tinggal di Blok Buntalan RT 015/RW 004, Desa Orimalang, Kecamatan Jamblang, Cirebon.

"Korban merupakan penduduk setempat yang tinggal tidak terlalu jauh dari tempat kejadian," ujar Diding.

Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis

Proses penyelamatan korban mendapat perhatian dari banyak penduduk.

Di dalam video yang beredar, warga terlihat memenuhi tepi jalan dan area jembatan rel guna menyaksikan tindakan petugas.

Sepeda motor korban tampak rusak parah di tepi perlintasan, menunjukkan kekuatan benturan dengan "Ular Besi".

Petugas selanjutnya membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Arjawinangun guna penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Imbauan Kepolisian

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki detail pasti bagaimana korban terkena tabrakan.

Dugaan sementara, korban sedang melakukan aktivitas mencari rumput di lokasi tersebut.

Iptu Diding mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesiagaan dan mematuhi peraturan keamanan di sekitar rel kereta api.

"Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sepanjang jalur kereta api guna menjaga keselamatan. Jalur rel bukanlah tempat yang cocok untuk beraktivitas," tutupnya.(*)

TerPopuler