
Bengkalispos.com- Sebuah rekaman video pertengkaran panas antara petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dengan pemilik mobil di kawasan Tanah Abang tiba-tiba menyebar luas. Kejadian yang terjadi di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat pada hari Kamis (5/2) siang ini bahkan sempat melibatkan aparat kepolisian untuk menghentikan ketegangan.
Pemicunya adalah penertiban parkir ilegal yang berakhir dengan tindakan provokatif berupa ucapan kasar kepada petugas.
Peristiwa ini dimulai ketika petugas derek dari Satuan Pengawasan dan Penertiban Lalu Lintas Menteng melakukan patroli rutin di sepanjang Jalan Wahid Hasyim, tepatnya di dekat kantor Patra Pertamina. Petugas menemukan dua kendaraan, yaitu Toyota Innova Zenix (B 2125 PIT) dan Toyota Veloz (B 2275 PIO), yang terparkir melanggar aturan di atas trotoar.
Di dalam video yang beredar, suasana terlihat ramai saat petugas berusaha melakukan tindakan.
"Ramai nih ramai nih. Ada mobil yang parkir sembarangan (dikasih tilang) dishub jadi marah," kata perekam video.
Penggunaan Kata Kasar "Pancing" yang Mengganggu Emosi Petugas
Kepala Daerah Jakarta Pusat, Arifin, membenarkan bahwa awalnya pengemudi kendaraan bersikap kooperatif saat diminta menunjukkan dokumen-dokumen. Namun, kondisi menjadi memburuk karena tindakan salah satu rekannya.
"Petugas di lapangan melakukan tindakan dengan cara persuasif dan sesuai standar operasional prosedur (SOP), para pengemudi kendaraan bersikap kooperatif dengan menunjukkan dokumen kendaraannya, namun terdapat provokasi dari seorang rekan pengemudi yang mengucapkan kata-kata (hewan) kepada petugas di lapangan," ujar Arifin saat diwawancarai Bengkalispos.com, Jumat (6/2).
Tindakan tersebut sempat memicu emosi petugas derek. Untungnya, ada petugas BKO Satlantas yang berada di lokasi dan berhasil mengatasi situasi sehingga tidak terjadi perluasan keributan.
Sanksi Keras dan Penilaian Internal
Meski terjadi perdebatan, petugas tetap mematuhi aturan dengan tegas. Kedua kendaraan yang terbukti melanggar dengan parkir di atas trotoar langsung diberikan sanksi BAP (Berita Acara Pemeriksaan) oleh Satlantas.
Setelah peristiwa tersebut, pihak Satpelhub Kecamatan Menteng segera melakukan peninjauan internal. Arifin menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan petunjuk khusus kepada tim yang bertugas di lapangan.
"Kasatpelhub Kecamatan Menteng memberikan himbauan dan petunjuk kepada petugas derek agar lebih mengutamakan pendekatan yang persuasif dan humanis dalam menjalankan tugasnya," tambahnya.