Ringkasan Berita:1. Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk mendukung program strategis nasional (PSN), khususnya dalam pengembangan Sekolah Rakyat (SR)
2. Untuk memastikan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan standar yang ditetapkan, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe melakukan peninjauan pembangunan SR di Desa Rioribatu, Halmahera Barat.
3. Pengembangan Sekolah Rakyat sesuai dengan visi dan misi Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dalam memperkuat sumber daya manusia
TERNATE.COM, SOFIFI - Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk mendukung program strategis nasional (PSN), khususnya pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagai pusat pendidikan yang berbasis masyarakat.
Untuk memastikan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan standar yang ditetapkan, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe bersama Plt Kepala Dinas Sosial Maluku Utara Zen Kasim melakukan peninjauan langsung terhadap perkembangan pembangunan SR di Desa Rioribatu, Halmahera Barat, yang dibangun di atas lahan seluas 9,5 hektare, pada Rabu (18/2/2026) kemarin.
Dalam pernyataannya, Sarbin Sehe menekankan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat sesuai dengan visi dan misi Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) serta memperluas kesempatan pendidikan yang berbasis masyarakat.
Di sini akan dibangun sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas yang berbasis asrama, lapangan olahraga, bahkan stadion sepak bola dengan standar lengkap.
"Luas lahan ini memungkinkan adanya fasilitas yang lengkap, termasuk sistem jalan, saluran pembuangan, pasokan air minum, dan pengelolaan limbah," ujar Sarbin Sehe dalam rilis yang diterima redaksi ternate.com, Kamis (19/2/2026).
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Maluku Utara Zen Kasim menambahkan bahwa lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Rioribati dinilai memenuhi kriteria teknis karena berada dalam satu area yang sama, serta lahan sudah siap untuk dibangun.
"Hasil pemantauan lahan yang disediakan oleh Pemprov menunjukkan bahwa struktur tanah dalam kondisi baik dan status tanah termasuk sebagai aset daerah," ujar Zen Kasim.
Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari rencana strategis pemerintah pusat yang bertujuan memperluas kesempatan mendapatkan pendidikan berkualitas khususnya bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
Yang dilakukan ini diharapkan menjadi langkah penting untuk mendukung peningkatan alat pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Maluku Utara.
"Karena seluruhnya sesuai dengan visi pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan," tegas Zen Kasim. (*)