Perjalanan Abadi Malang 2025 Siap Menjadi Ikons Baru Ultra Cycling Indonesia, Menggaet Peserta dari Berbagai Daerah -->

Perjalanan Abadi Malang 2025 Siap Menjadi Ikons Baru Ultra Cycling Indonesia, Menggaet Peserta dari Berbagai Daerah

29 Nov 2025, Sabtu, November 29, 2025
Perjalanan Abadi Malang 2025 Siap Menjadi Ikons Baru Ultra Cycling Indonesia, Menggaet Peserta dari Berbagai Daerah

HARIAN BOGOR RAYA -Kota Malang kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan sport tourism melalui peluncuran event ultra cycling bertajuk Malang Century Journey 2025. Kegiatan yang digagas Mainsepeda bekerja sama dengan Pemerintah Kota Malang ini menjadi magnet baru bagi penggemar sepeda jarak jauh dari berbagai wilayah Indonesia. Dengan konsep yang berbeda dan rute menantang, event ini digadang-gadang menjadi ikon baru dunia ultra cycling nasional.

Acara yang akan diberangkatkan dari kawasan Balai Kota Malang atau Tugu Malang pada pagi hari Minggu, 30 November 2025, menawarkan tantangan berupa jarak tempuh 100 mil (163 km) dengan kenaikan ketinggian 1.200 meter. Rute tersebut melewati kawasan Malang Raya dengan berbagai karakter jalan yang mengharuskan ketahanan fisik serta keterampilan teknis para peserta. Tidak heran, antusiasme begitu besar hingga tercatat 622 peserta yang mendaftar, dengan 76 persen di antaranya berasal dari luar Malang.

Pemerintah Kota Malang memiliki harapan besar terhadap kelangsungan acara ini. Mereka menilai Malang Century Journey tidak hanya memperkuat citra Malang sebagai kota wisata, tetapi juga sebagai kota yang ramah terhadap pesepeda. Dukungan akan terus diberikan agar acara ini menjadi acara ultra cycling yang dikenal luas sebagaimana acara populer lain seperti Bromo KOM yang telah diselenggarakan lebih dari satu dekade.

Sekretaris Kota Malang, Erik Setyo, mengatakan bahwa Malang memiliki karakter geografis yang menjadikannya surga bagi para pesepeda. Ia menyebut banyak pesepeda dari berbagai daerah yang bermimpi untuk bisa merasakan pengalaman bersepeda di Malang. "Karena itu perlu ada event yang dirancang khusus dan berkesan. Malang Century Journey adalah jawabannya," ujarnya.

Sementara itu, pendiri Mainsepeda, Azrul Ananda, menilai momentum akhir tahun sangat tepat untuk menyelenggarakan acara ini. Menurutnya, periode liburan akhir tahun sering dianggap sebagai musim dingin bagi para pesepeda. Melalui Malang Century Journey, para pesepeda diajak menutup tahun dengan pengalaman bersepeda yang menyenangkan, sekaligus kesempatan untuk merencanakan liburan keluarga di Kota Malang.

Panitia menyediakan Cut Off Time (CoT) yang inklusif dan ramah bagi berbagai tingkat kemampuan peserta. Meskipun rutenya menantang—menggabungkan jalur road, gravel, tanjakan, dan area teknis lainnya—batas finis acara ini ditetapkan hingga hari Minggu pukul 17.34. CoT disiapkan berdasarkan hasil pengujian rute dengan kecepatan rata-rata yang realistis. "CoT yang ideal adalah sebelum matahari terbenam," kata Azrul.

Mainsepeda sendiri telah dikenal sebagai penyelenggara berbagai acara sepeda jarak jauh yang konsisten mendorong pertumbuhan komunitas ultra cycling di Indonesia. Selain Malang Century Journey, mereka juga rutin menyelenggarakan East Java Journey (EJJ), sebuah acara eksplorasi jarak jauh yang melewati berbagai lanskap di Jawa Timur. EJJ terbagi menjadi dua kategori, yaitu 1.500 km untuk kelas race dan 600 km untuk kelas nonkompetitif.

Tahun depan, East Java Journey 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2–8 Februari 2026. Menariknya, acara tersebut kini terbuka untuk segala jenis sepeda, mulai dari road bike, MTB, fixed gear, hingga sepeda lipat, selama dilengkapi rem. Satu-satunya yang tidak diperbolehkan adalah e-bike. Pendaftaran akan dibuka pada 1 Desember 2025 dan diprediksi kembali menarik minat peserta pemula maupun veteran ultra cycling.

Melihat perkembangan sport tourism yang terus meningkat dan dukungan kuat dari komunitas sepeda, Malang Century Journey 2025 berpotensi menjadi tonggak baru dalam kalender olahraga kota. Dengan rute menantang, konsep matang, serta keterlibatan peserta dari berbagai daerah, event ini semakin memperkuat posisi Malang sebagai destinasi utama bagi pecinta olahraga sepeda jarak jauh.***

TerPopuler