Patroli Nataru, TNI AL Jaga Rute Merak-Bakauheni dengan Kapal Perang -->

Patroli Nataru, TNI AL Jaga Rute Merak-Bakauheni dengan Kapal Perang

25 Des 2025, Kamis, Desember 25, 2025

Bengkalispos.com- Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) juga menjadi perhatian bagi TNI AL. Angkatan Laut mengirimkan prajurit serta alat utama sistem persenjataan (alutsista) seperti kapal perang untuk menjaga beberapa lokasi penting. Salah satunya adalah rute pelayaran Merak-Bakauheni yang menghubungkan Jawa dengan Sumatera maupun sebaliknya.

Kepala Staf Operasi Angkatan Laut, Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan mengatakan bahwa prajurit TNI AL tetap siaga selama liburan Natal dan Tahun Baru. Patroli dilakukan secara intensif mulai dari H-7 Natal hingga H+7 tahun baru. TNI AL menempatkan prajurit serta alat utama sistem senjata tidak hanya di laut, tetapi juga sampai ke danau dan sungai yang menjadi jalur penyeberangan.

"Angkatan Laut TNI melaksanakan Operasi Pengamanan Terpadu yang mencakup jalur lintas laut, sungai, danau, hingga titik penyeberangan penting di seluruh wilayah perairan Indonesia," kata Yayan dalam keterangan resmi pada hari Jumat (25/12).

Yayan mengatakan, dalam operasi tersebut TNI AL bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) serta instansi terkait lainnya. Termasuk di dalamnya adalah operator pelabuhan dan transportasi laut. Ia menekankan agar setiap kapal yang beroperasi di wilayah Indonesia wajib mengaktifkan sistem pemantauan kapal. Tujuannya adalah agar Kemenhub dan TNI AL dapat memantau pergerakan setiap kapal.

"Yang tidak kalah penting adalah terus melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas keselamatan dan kesehatan yang ada di kapal-kapal yang akan digunakan untuk mendukung Nataru," tegasnya.

Perwira tinggi bintang dua TNI AL memastikan bahwa pihaknya telah menempatkan KRI dan prajurit untuk membantu pengamanan Nataru di pelabuhan yang menjadi pusat kepadatan masyarakat. Tugas tersebut dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2025, khususnya mengenai Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

"Perhatian utama diarahkan ke titik penting dengan intensitas tinggi, seperti Jalur Merak-Bakauheni yang diperkuat oleh Kodaeral III (1 KRI), Lanal Banten (4 KAL, 1 Sea Rider, 1 Patkamla, 1 RHIB), dan Lanal Lampung (1 KAL, 3 Patkamla, 1 Sea Rider)," katanya.

Secara nasional, kata Yayan, seluruh jajaran Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI), termasuk Kodaeral dan Lanal, telah menyiagakan KRI, KAL, serta patkamla. Mereka menjalankan tugasnya dengan terus berkoordinasi bersama UPT Ditjen Hubla Kemenhub di berbagai pelabuhan umum di seluruh Indonesia.

TerPopuler