Penangkapan WNA Tiongkok Bawa Nikel Ungkap Celah Keamanan Bandara PT IWIP -->

Penangkapan WNA Tiongkok Bawa Nikel Ungkap Celah Keamanan Bandara PT IWIP

7 Des 2025, Minggu, Desember 07, 2025

JAKARTA, Bengkalispos.com–Tim Gabungan yang bertugas di Bandara Khusus PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Weda Bay, Maluku Utara, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan mineral ilegal oleh seorang warga negara (WN) asal Tiongkok dengan inisial MY.

Saya ditangkap pada Jumat (5/12/2025) saat sedang menggunakan penerbangan PK-SJE dari Weda Bay (WDB) ke Manado (MDC).

"Pada saat ini, tersangka sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat yang berwenang, serta bahan mineral yang coba diselundupkan akan dilakukan penelitian lebih lanjut oleh instansi terkait," kata Komandan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Halilintar, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, dalam pernyataannya, Jumat.

Bandara khusus PT IWIP belum memenuhi standar yang ditetapkan

Febriel mengatakan, Bandara Khusus PT IWIP telah beroperasi sejak tahun 2019 setelah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan.

Namun, hasil penilaian menunjukkan bahwa bandara tersebut belum sepenuhnya memenuhi standar minimum perangkat negara yang harus tersedia di fasilitas penerbangan yang melayani lalu lintas penumpang maupun barang.

Keadaan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengirimkan Satgas Terpadu ke Bandara IWIP sejak 29 November 2025.

Satgas tersebut terdiri dari berbagai lembaga, antara lain TNI, Bea Cukai, Imigrasi, Polri, Badan Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan, BMKG, AirNav Indonesia, serta Avsec.

Berdasarkan pendapat Febriel, penempatan Satgas Terpadu adalah tindakan strategis untuk memperkuat keamanan, pengawasan, dan penerapan hukum di bandara yang memiliki tingkat pergerakan tinggi, baik untuk akses tenaga kerja asing maupun distribusi logistik industri.

Ia menekankan, keberhasilan menggagalkan penyelundupan MY menunjukkan betapa pentingnya peran perangkat negara dalam pengelolaan bandara khusus.

"Sekaligus menunjukkan efektivitas kerja sama antar lembaga dalam menjaga kedaulatan negara terhadap sumber daya alam serta menghindari aktivitas ilegal lainnya," ujarnya.

TerPopuler