Shio dan Sato Tutup Toko Pop-up di The Centrepoint, Undang Penggemar Nikmati Shio Pan Terakhir -->

Shio dan Sato Tutup Toko Pop-up di The Centrepoint, Undang Penggemar Nikmati Shio Pan Terakhir

11 Des 2025, Kamis, Desember 11, 2025

Shio dan Sato mengajak para penggemar untuk berkunjung di bulan-bulan terakhir dan menikmati hidangan favorit Shio Pan sebelum secara resmi berakhir.

TRENDS.COM - Setelah berjalan beberapa bulan di The Centrepoint, Shio dan Sato mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan operasional toko tersebut pada bulan April tahun depan. - Setelah beberapa bulan beroperasi di The Centrepoint, Shio dan Sato menyatakan bahwa toko mereka akan ditutup pada bulan April mendatang. - Shio dan Sato mengungkapkan bahwa setelah beroperasi selama beberapa bulan di The Centrepoint, mereka akan menutup toko tersebut pada bulan April tahun depan. - Setelah beroperasi di The Centrepoint selama beberapa bulan, Shio dan Sato mengumumkan rencana penutupan toko mereka pada bulan April tahun depan.

Pemilik toko roti tersebut, peserta final MasterChef Singapura Genevieve Lee dan influencer makanan Seth Lui, mengumumkan informasi ini melalui unggahan Instagram pada 9 Desember.

"Shio dan Sato selalu menjadi konsep pop-up sejak acara pertama kami di Takashimaya, dan kemudian beberapa pop-up yang pernah kami adakan," jelas Seth.

Demikian pula, Centrepoint selalu menjadi proyek tahunan bagi kami. Proyek ini akan selesai pada bulan April 2026.

Genevieve menambahkan bahwa mereka berharap penggemar shio pan (roti gulung mentega asin khas Jepang) dapat memberikan dukungan terakhir di toko ini menjelang hari terakhirnya yang resmi pada 26 April.

"Kunjungi dalam beberapa bulan terakhir ini, ambil shio pan sebanyak yang Anda inginkan, coba berbagai rasa baru yang akan terus kami buat hingga tanggal terakhir," katanya.

AsiaOne telah menghubungi Shio dan Sato guna memperoleh informasi tambahan.

Genevieve, yang mendirikan merek donat sourdough Sourbombe lima tahun lalu, memberikan petunjuk pada bulan September bahwa dia sedang mengembangkan proyek baru.

Bulan berikutnya, ia menghadirkan toko pop-up pertama Shio dan Sato di Takashimaya.

Meskipun awalnya dijadwalkan hanya berlangsung selama dua minggu, permintaan yang tinggi serta antrian yang membentang hingga berjam-jam untuk membeli kue panggang membuat Genevieve dan timnya memperpanjang masa operasi toko pop-up tersebut hingga sebulan.

Mereka juga menyelenggarakan dua acara pop-up lainnya di toko es krim Tom's Palette dan kafe bistro Tree Storey di The Star Vista, masing-masing berlangsung selama tiga hingga empat minggu. Dari acara-acara tersebut, mereka menerima pesanan terlebih dahulu untuk shio pan mereka.

Pada bulan Mei, mereka membuka toko sementara The Centrepoint milik mereka.

Beberapa rasa yang terkenal dari Shio dan Sato antara lain Garam Laut, Kombu, serta Bawang Bombay Cabai Hijau.

Kisah Shio Pan Gen

Di sebuah video di halaman Instagram toko roti tersebut, Genevieve mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada shio pan dimulai setelah ia mencoba shio pan rasa kombu dari toko roti setempat.

"Saya benar-benar ketagihan. Jadi, seperti halnya dengan segala sesuatu, ketika saya menyukai sesuatu, terutama makanan, saya selalu berusaha membuatnya sendiri," katanya.

Setelah beberapa kali melakukan penelitian dan pengembangan, serta menerima bantuan dari teman-teman sesama pembuat kue, ia memperbaiki resep shio pan-nya, renyah di luar, lembut dan kenyal di dalam.

Selama setahun terakhir, Genevieve memperkenalkan berbagai varian rasa seperti es krim shio pan dalam kerja sama dengan Tom's Palette, bak kwa shio pan abon ayam, serta yang terbaru, panettone shio pan untuk perayaan Natal. (trends.com/ASIAONE/Elisa Sabila Ramadhani)

TerPopuler