
Bengkalispos.comAmmar Zoni kembali berjumpa dengan orang-orang yang dicintainya dalam kesempatan persidangan. Bahkan, Ammar Zoni memeluk dokter Kamelia yang sedang menangis.
Saat berbincang dengan awak media, Ammar Zoni melihat dokter Kamelia meneteskan air mata. Mantan suami Irish Bella itu langsung bertanya kepada dokter Kamelia.
"Kenapa kamu? Menangis?" tanya Ammar Zoni sambil mendekati dokter Kamelia di ruang sidang pengadilan negeri Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2025).
Dokter Kamelia mengatakan bahwa ia merasa lelah. Namun, ibu yang memiliki satu putri itu tidak menjelaskan secara rinci tentang kelelahan yang dirasakannya.
“Capek,” jawab dokter Kamelia.
Ammar Zoni selanjutnya memeluk erat dokter Kamelia. Ia juga menyebutkan beberapa orang penting dalam hidupnya saat ini.
"Saat ini saya hanya memiliki Matuo, Ibu, dan Dokter Kamelia. Mereka yang paling penting saat ini, yang merawat dan berjuang untuk saya," tutup Ammar Zoni.
Dalam persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi, pihak yang hadir menghadirkan saksi bernama Andri Setiawan Indrakusuma. Lelaki ini pernah menjadi tahanan di Rutan Salemba dan mengenal Ammar Zoni.
Andri mengakui mengetahui adanya peredaran narkoba di Lapas Salemba. Berdasarkan penuturannya, di lapas tersebut terdapat beberapa bandar (yang dikenal sebagai pohon) dan apotik (anak buah dari bandar).
"Di Salemba terdapat beberapa pohon (bandar) narkoba. Dari setiap pohon tersebut memiliki bawahan atau apotek," katanya.
“Saat saya pertama kali ke Salemba, hanya ada satu pohon, lalu pada bulan September muncul video viral di TikTok yang menunjukkan adanya peredaran narkoba, akhirnya pohon dan anak-anaknya dimasukkan ke sel dan diterbangkan. Sebulan kemudian muncul beberapa pohon,” katanya.
Namun demikian, dalam kesaksianya, Andri mengakui tidak pernah mengetahui bahwa Ammar Zoni memiliki benda yang dilarang. Ia juga menyatakan tidak melihat saat Ammar Zoni dilakukan penggeledahan.
"Tidak pernah (tahu Ammar Zoni memiliki narkoba) selama saya berada di sana," katanya. Tahu (Ammar digeledah) hanya mendengar karena berbeda kamar," tutupnya.
Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, Ammar Zoni kembali menghadapi kasus narkoba untuk keempat kalinya. Kali ini, perkara tersebut sedang dihadapinya di dalam Rutan Salemba.
Ammar Zoni bersama lima tersangka lainnya diduga terlibat dalam peredaran narkoba di Lapas Salemba. Perkara ini menyebabkan Ammar Zoni dipindahkan ke Nusakambangan. (*)