Bangkitkan Kembali Ikon Perdagangan, Pemkab Paser Rancang Revitalisasi Kandilo Plaza -->

Bangkitkan Kembali Ikon Perdagangan, Pemkab Paser Rancang Revitalisasi Kandilo Plaza

26 Jan 2026, Senin, Januari 26, 2026
Bangkitkan Kembali Ikon Perdagangan, Pemkab Paser Rancang Revitalisasi Kandilo Plaza

KALTIM.CO,TANA PASER- Pemerintah Kabupaten Paser sedang merancang program pembaruan Kandilo Plaza sebagai salah satu pusat perbelanjaan yang menjadi simbol perdagangan di Bumi Daya Taka.

Tindakan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan daya tarik dan jumlah kunjungan masyarakat ke Kandilo Plaza yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan aktivitas.

Pengembangan ini direncanakan dengan melibatkan pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Adi Maulana, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Paser, bersama sejumlah pihak melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri pada tanggal 23 Januari lalu.

Hal itu merupakan strategi yang ditempuh oleh Pemkab Paser dalam terus berupaya menciptakan iklim investasi, guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Salah satu caranya adalah dengan merevitalisasi dan mengembangkan fasilitas pusat perbelanjaan seperti Kandilo Plaza. Kami juga mengajak para investor untuk bekerja sama dan berinvestasi di Kabupaten Paser," ujar Adi Maulana, Senin (26/1/2026).

Kandilo Plaza dianggap memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat perbelanjaan modern yang mampu bersaing dalam era digital.

"Hanya saja tantangan yang dihadapi cukup rumit, terutama dengan munculnya pasar online yang mengubah kebiasaan belanja masyarakat," tambahnya.

Hasil penyelidikan pihak pengelola pusat perbelanjaan, lanjut Adi, menunjukkan bahwa keterbatasan variasi produk dan merek yang disediakan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan menurunnya minat para pengunjung.

Selain itu, tata letak etalase yang tidak sesuai dengan perkembangan terkini juga memperparah ketidakmenarikan visual pusat perbelanjaan tersebut.

"Sebenarnya Dinas Perindustrian dan Koperasi sudah berupaya meningkatkan, tetapi diperlukan usaha yang lebih keras lagi untuk membangun kesadaran para pedagang agar meningkatkan teknik pemasarannya, serta mengadakan berbagai kegiatan untuk menarik pengunjung," katanya.

Namun, Kandilo Plaza tetap dianggap sebagai satu-satunya pusat perbelanjaan yang dipercaya oleh masyarakat di seluruh Kabupaten Paser untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya untuk kebutuhan pakaian dan barang-barang kebutuhan tambahan.

Ini, menurut Adi, merupakan bekal yang penting dalam proses penguatan di masa depan. Meskipun sebagian masyarakat memang memilih berbelanja di pusat-pusat perbelanjaan besar di Balikpapan.

"Yang menjadi pertimbangan biaya transportasi yang lebih mahal membuat banyak warga tetap memilih Kandilo Plaza sebagai tempat utama. Dengan perbaikan yang tepat, Kandilo Plaza ini dapat kembali menjadi pusat ekonomi yang aktif dan dinamis," ujarnya. (*)

TerPopuler