Berita Terpopuler: Kapal Nelayan Tenggelam, Angin Kencang Landa Sikka, Program Jamban Sehat -->

Berita Terpopuler: Kapal Nelayan Tenggelam, Angin Kencang Landa Sikka, Program Jamban Sehat

26 Jan 2026, Senin, Januari 26, 2026
Berita Terpopuler: Kapal Nelayan Tenggelam, Angin Kencang Landa Sikka, Program Jamban Sehat

Bengkalispos.com- Berikut ini disajikan Berita Terpopuler hari ini Senin (26/1/2026), berdasarkan situs Bengkalispos.com. Berita terpopuler merupakan berita yang paling banyak dibaca.

Paling sedikit terdapat lima berita terkini yang mendapat perhatian pembaca yaitu,PertamaSebuah perahu nelayan tenggelam di Pulau Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur.

Kedua,Angin kencang menghancurkan permukiman penduduk di Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka, NTT selama tiga hari.

Ketiga, Hujan deras disertai angin kencang masih mungkin terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT)

Keempat, GAMKI NTT dan Rotary Club membantu pembuatan jamban sehat untuk Jemaat GMIT Baitesda Nekon Kabupaten Kupang.

Kelima, Kemampuan Pembelian Masyarakat Membaik, Investasi Emas di Ende Mencapai Rp 4 Miliar Hingga Januari 2026.

Simak daftar berita pilihan:

1. Angin Kencang Menghancurkan 10 Desa di Tanawawo Sikka

Angin kencang menghancurkan permukiman penduduk di Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka, NTT pada hari Rabu hingga Jumat (21-23/1/2026) sore.

Ada 10 desa di Kecamatan Tanawawo terkena dampak badai angin kencang. Banyak rumah penduduk mengalami kerusakan.

Kepala Kepolisian Resor Sikka, AKBP Bambang Supeno melalui Kepala Seksi Humas, Ipda Leonardus Tunga mengungkapkan, saat ini pihak kepolisian bekerja sama dengan pemerintah desa dan kecamatan sedang melakukan pembersihan jalan utama kecamatan, pemantauan serta pendataan dampak bencana angin kencang di Tanawawo.

Baca selengkapnya di sini

2. BERITA TERKINI: Kapal Tenggelam, Nelayan di Flores Timur Dievakuasi oleh Petugas Brimob

Sebuah perahu nelayan tenggelam di Pulau Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada hari Minggu (25/1/2026), sekitar pukul 11.55 Wita.

Kapal ikan itu tenggelam akibat terkena cuaca buruk dan gelombang besar yang menyebabkan kemudi patah dan akhirnya kapal tersebut tenggelam.

Mendengar informasi tersebut dari seorang nelayan setempat, anggota Kompi 1 Yon B Pelopor Satbrimob Polda NTT, Aipda Agus Dlajar dan Brigpol Arif Rahman yang bertugas mengamankan PT. ASA Mutiara Konga segera melakukan evakuasi dengan menggunakan dua kapal perusahaan, yaitu Kapal ASA 2 dan Kapal ASA 4.

Baca selengkapnya di sini

3. Hujan deras dan angin kencang masih berpotensi menghampiri NTT akibat siklon Luana

Hujan yang cukup deras disertai angin kencang masih mungkin terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini disebabkan oleh adanya siklon tropis Luana.

"Teramati adanya siklon tropis Luana yang berkembang dari bibit siklon tropis 91S," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kupang Sti Nenotek, Minggu (25/1/2026) dalam prakiraan cuaca 25-27 Januari 2026.

Ia menyebutkan, siklon tersebut berkembang sejak 21 Januari 2026 di Samudra Hindia Selatan Nusa Tenggara Barat dan mencapai tingkat Siklon Tropis pada 24 Januari 2026 pukul 01.00 WIB.

Baca selengkapnya di sini

4. GAMKI NTT bersama Rotary Club memberikan bantuan jamban sehat kepada jemaat GMIT Baitesda Nekon di Kabupaten Kupang

Tindakan nyata yang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat diadakan melalui kerja sama antara Rotary Club Kupang Rastamores, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) NTT, serta Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Baitesda Nekon.

Kegiatan ini bertujuan memberikan dan memasang jamban sehat kepada 28 kepala keluarga/jemaat yang sebelumnya belum memiliki fasilitas sanitasi yang layak di rumah mereka masing-masing.

Acara dimulai dengan doa yang dipimpin oleh Pendeta Beatris Peny, MTh., dari GMIT Baitesda Nekon.

Baca selengkapnya di sini

5. Kekuatan Daya Beli Masyarakat, Investasi Emas di Ende Mencapai Rp 4 Miliar Sampai Januari 2026

Kemampuan pembelian masyarakat Kabupaten Ende terhadap emas dianggap masih kuat.

Hal ini terlihat dari besarnya antusiasme masyarakat terhadap investasi emas yang mencapai miliaran rupiah pada awal tahun 2026. Banyaknya minat masyarakat terhadap pembelian emas dengan nilai mencapai miliaran rupiah di awal tahun 2026 menunjukkan hal tersebut. Tingginya permintaan masyarakat terhadap investasi emas yang mencapai angka miliaran rupiah pada awal tahun 2026 menggambarkan kondisi ini. Kondisi ini terlihat dari tingginya minat masyarakat dalam berinvestasi emas yang mencapai miliaran rupiah di awal tahun 2026.

PT Pegadaian Area Ende mencatat bahwa dari total dana pembiayaan yang disediakan sebesar Rp 20 miliar, nilai investasi emas masyarakat Kabupaten Ende telah mencapai Rp 4 miliar hingga tanggal 20 Januari 2026.

Wakil Presiden Wilayah Flores–Sumba PT Pegadaian, I Gede Anom Sastrawan, menyatakan pencapaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat Ende terhadap investasi emas yang sangat luar biasa.

Baca selengkapnya di sini

 

Ikutlah berita-berita lain dari Bengkalispos.com di GOOGLE NEWS

TerPopuler