
Bengkalispos.com.CO.ID – JAKARTA.PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas dukungan untuk penguatan ekonomi desa melalui inisiatif Desa BRILiaN. Sampai akhir tahun 2025, program pemberdayaan masyarakat desa ini telah mencapai 5.245 desa di berbagai daerah di Indonesia.
Program Desa BRILiaN dimulai sejak tahun 2020 dengan penekanan pada pemanfaatan potensi desa berdasarkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pembaruan program ini didasarkan pada empat pilar utama, yaitu penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dan/atau koperasi desa, digitalisasi, keberlanjutan, serta inovasi.
Kepala Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa program Desa BRILiaN merupakan salah satu strategi utama perusahaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat desa.
"Melalui Desa BRILiaN, BRI mendorong munculnya contoh teladan dalam pengembangan desa dengan praktik kepemimpinan yang baik serta kerja sama antar pihak terkait," kata Akhmad dalam keterangan resmi, Kamis (29/1/2026).
Menurutnya, inisiatif ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya Asta Cita ke-6 yang menekankan pembangunan dari desa dan dari bawah sebagai upaya pemerataan ekonomi serta pengentasan kemiskinan.
Selain Desa BRILiaN, BRI juga mengembangkan berbagai inisiatif pemberdayaan yang berbasis komunitas dan terintegrasi. Sampai tahun 2025, BRI telah membentuk lebih dari 42.000 klaster usaha di berbagai wilayah untuk memperkuat kemampuan serta kerja sama pelaku usaha lokal.
Di sisi digital, BRI menyediakan platform LinkUMKM yang menghubungkan pelaku UMKM dengan pasar, mitra bisnis, serta layanan keuangan. Sampai saat ini, sebanyak 14,98 juta pelaku UMKM terdaftar telah menggunakan platform ini untuk memperluas cakupan usaha dan meningkatkan kelas usaha mereka.
Pemantapan ekosistem UMKM juga dilakukan dengan bimbingan 54 Rumah BUMN di berbagai wilayah serta penyelenggaraan 18.218 pelatihan yang mencakup peningkatan kemampuan usaha, literasi keuangan, hingga pemanfaatan teknologi digital.
"Penguatan desa merupakan bagian yang sangat penting dalam strategi pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan. BRI berkomitmen menjadi penghubung antara desa dan perekonomian modern, sehingga masyarakat desa tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama dalam pembangunan ekonomi," ujar Akhmad.