Curhatan Lula Lahfah pada Keanu Agl: Takut dengan Penyakitnya, Dikuatkan dengan Zikir -->

Curhatan Lula Lahfah pada Keanu Agl: Takut dengan Penyakitnya, Dikuatkan dengan Zikir

26 Jan 2026, Senin, Januari 26, 2026
Ringkasan Berita:
  • Keanu Angelo mengungkap bahwa Lula Lahfah pernah bercerita tentang rasa takutnya terhadap penyakit yang sedang dialaminya.
  • Sebagai teman dekat, Keanu terus berupaya memberi semangat pada Lula di masa-masa yang sulit itu.
  • Keanu berupaya terus menenangkan Lula yang sedang cemas dan takut.

TRENDS.COM- Keanu Angelo menceritakan kisah menyedihkan mengenai pesan terakhirnya dengan Lula Lahfah, sehari sebelum selebgram tersebut meninggal.

Sebagai teman dekat, Keanu mengakui bahwa Lula pernah membagikan rasa takutnya mengenai kondisi kesehatannya saat ini.

Pada saat-saat yang sulit, Keanu berusaha hadir untuk memberi dukungan dan menenangkan Lula yang sedang merasa cemas.

Selebgram sekaligus aktor Keanu Agl mengungkapkan bahwa dirinya masih sering berkomunikasi intens dengan Lula Lahfah melalui pesan singkat pada hari Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Obrolan itu menjadi percakapan terakhir mereka sebelum berita duka tiba keesokan harinya.

Di dalam percakapan tersebut, Lula menyampaikan bahwa kondisi kesehatannya sedang menurun.

"Dia bilang ke saya malamnya jam 10 malam, malam sebelum meninggal, tuh dia ada pembengkakan usus, mau dimasukin kamera (endoskopi)," kata Keanu Agl ketika ditemui di kawasan Penggilingan, Jakarta Timur, Minggu (25/1/2026) malam.

Keanu mengakui, dari percakapan tersebut terlihat jelas ketakutan Lula menghadapi tindakan medis yang akan dijalaninya.

Lula merasa sangat khawatir dan gelisah menghadapi prosedur endoskopi yang direncanakan oleh dokter untuk mengatasi pembengkakan di ususnya.

"Terus saya bilang, tenang saja jangan takut. Dia takut. Saya katakan, 'Cukup berdoa saja' begitu," kata Keanu.

Sebagai sahabat, Keanu berusaha terus menenangkan Lula dan meyakinkannya bahwa tindakan medis tersebut tidak akan membahayakan nyawanya.

Ia berusaha mengusir rasa takut Lula dengan ucapan-ucapan yang membangun semangat agar teman baiknya tetap tenang menghadapi proses pengobatan.

Keanu pun mengaku sama sekali tidak memiliki firasat buruk bahwa keluhan sakit yang dialami Lula akan berujung pada kematian.

Menurutnya, keadaan ini terlihat seperti masalah kesehatan umum yang masih dapat diatasi.

"Ya saya pikir dia takut karena ada masalah lain, tidak ada di pikiranku, tidak ada pilihan untuk mati. Palingan apa sih? Bertengkar dengan kekasih, menunda saja, atau mungkin belum melakukan apa-apa," jelasnya.

Keanu merasa kaget dan bingung ketika mendengar berita kematian Lula Lahfah pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 18.44 WIB.

Berita tersebut terasa semakin tidak logis mengingat pada hari yang sama, mereka sebenarnya sudah memiliki rencana bersama.

Keanu menyampaikan, dirinya bersama Lula Lahfah rencananya akan bertemu guna memberikan kejutan ulang tahun kepada teman dekat mereka, Dara Arafah.

"Karena hari itu dia pergi, kami berencana pergi ke rumah Dara Arafah. Dara akan memberi kejutan ulang tahun, saat akan menjemput Lula kami mendengar kabar dia meninggal, pasti sangat kaget," kata Keanu Agl.

Pergiannya Lula Lahfah menyebabkan duka yang dalam bagi Keanu dan teman-teman dekatnya.

Kenangan percakapan terakhir yang penuh dengan kekhawatiran dan harapan kini menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi Keanu, yang hingga saat ini masih berusaha menerima kenyataan menyakitkan tentang pergi temannya.

Reza Arap Diperiksa oleh Petugas Kepolisian Hari Ini

Polisi akan memanggil sejumlah saksi, termasuk influencer Reza Arap, untuk mengklarifikasi terkait kematian Selebgram Lula Lahfah yang jasadnya ditemukan di apartemen di wilayah Jakarta Selatan.

Reza Arap, yang merupakan kekasih dari Lula, akan dijelaskan oleh pihak kepolisian pada hari Senin (26/1/2026) besok.

"Ya, informasi tersebut akan diperiksa pada Senin, jika tidak salah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dihubungi, Minggu (25/1/2026).

Selanjutnya, rencana klarifikasi tersebut akan dilaksanakan di Polres Metro Jakarta Selatan guna meneliti beberapa hal, termasuk kondisi kesehatan Lula sebelum ditemukan meninggal.

{Tergantung pihak yang bersangkutan, namun telah diinformasikan bahwa mereka bisa hadir pada hari Senin. Sama seperti teman-teman dekat (Lula diklarifikasi) yang datang ke lokasi kejadian," katanya.

Kronologis Lula Lahfah Meninggal 

Lula Lahfah meninggal dunia di apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada hari Jumat, 23 Januari 2026.

Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, menjelaskan rangkaian kejadian yang menyebabkan kematian influencer Lula Lahfah, kekasih dari musisi Reza Oktovian atau Reza Arap.

"Benar, seorang wanita bernama Lula Lahfah ditemukan meninggal di Kamar Ruang 25 BN, Lantai 25 Apartemen Essence," kata Kombes Pol I Putu Yuni dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (24/1/2026).

Kejadian itu pertama kali diketahui oleh saksi yang berada di luar kamar apartemen korban.

Pada saat itu, pintu kamar Lula Lahfah dalam keadaan tertutup rapat dari dalam.

"Saksi merasa curiga dan cemas karena korban tidak memberikan respons. Mengingat sebelumnya korban pernah berobat bersama sopir atau asisten pribadinya, saksi kemudian meminta bantuan dari pihak pengelola apartemen untuk membuka pintu," katanya.

Setelah pintu berhasil dibuka, saksi bersama dengan empat orang dari pihak manajemen apartemen memasuki kamar tersebut.

Korban ditemukan dalam posisi terlentang, dengan mulut terbuka dan warna biru kehitaman.

"Kondisi jenazah tidak memiliki napas, berada dalam posisi terlentang dengan mulut terbuka berwarna biru," katanya.

"Saksi sempat memeriksa detak jantung dan nadi korban, tetapi tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan," katanya.

Polisi kemudian menghubungi asisten pribadi korban bernama Sindy, yang sedang berada di luar apartemen saat itu. Kira-kira 15 menit setelahnya, asisten tersebut tiba di tempat kejadian.

Versi lain dari kronologi disampaikan oleh saksi kedua yang mengaku bangun sekitar pukul 08.00 WIB dan melakukan aktivitas di area Fatmawati untuk menjaga tenda pakaian milik almarhumah.

Pada pukul 17.30 WIB, saksi menerima panggilan dari seseorang bernama Asiah yang menyampaikan bahwa Lula Lahfah sudah tidak lagi bernapas.

"Saksi kemudian meminta agar kondisi korban diperiksa dan menyarankan untuk segera dibawa ke rumah sakit terdekat," ujar Putu Yuni.

Saat saksi kembali ke apartemen, korban sudah dalam keadaan tidak bernapas, berbaring telentang, mulut terbuka, dan kulit berwarna biru.

Kira-kira pukul 19.23 WIB, dokter pribadi korban tiba di tempat kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal dan menemukan beberapa obat di sekitar korban.

Petugas polisi kemudian tiba dan melakukan pengenalan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan lokasi kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Namun, di lokasi kejadian, petugas menemukan beberapa obat-obatan serta surat pengobatan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI).

"Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan. Ditemukan obat-obatan serta surat keterangan perawatan jalan dari RSPI di lokasi," kata Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Endy Mahandika.

Jenazah Lula Lahfah selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati pada pukul 21.20 WIB dengan menggunakan ambulans guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

(Trends.com/news.com)

Jangan lewatkan berita-berita menarik lainnya dari Trends.com yang tersedia di Google News, Threads, dan Facebook.

TerPopuler