Denada Akui Ressa sebagai Anak, Kuasa Hukum Sebut Kemungkinan Damai Setelah Gagalnya Mediasi -->

Denada Akui Ressa sebagai Anak, Kuasa Hukum Sebut Kemungkinan Damai Setelah Gagalnya Mediasi

30 Jan 2026, Jumat, Januari 30, 2026
Ringkasan Berita:
  • Denada melalui perwakilannya mengakui Ressa Rizky Rossano sebagai anaknya.
  • Mereka membantah tuduhan tidak memberikan nafkah kepada Ressa.
  • Sejarah Ressa mengetahui bahwa dirinya adalah anak Denada.
 

NEWS.COM- Tebakkan mengenai dugaan penelantaran anak oleh penyanyi dangdut Denada akhirnya terungkap.

Nama Ressa Rizky Rossano akhir-akhir ini muncul dan menyatakan dirinya sebagai anak kandung Denada.

Ressa diserahkan kepada pamannya, Dino Rossano Hansa, yang juga merupakan saudara kandung ibu Denada, Emilia Contessa, sejak usianya 10 hari.

Sejak saat itu, Ressa tinggal bersama pamannya dan bibinya Denada, Ratih yang berdomisili di Banyuwangi, Jawa Timur.

Sekarang, pada usia 24 tahun, Ressa akhirnya berani tampil dan memperjuangkan haknya sebagai seorang anak melalui Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Hasil dari mediasi yang diadakan, Kamis (29/1/2026) tidak berhasil membuat Denada, melalui perwakilan hukumnya, Muhammad Ikbal, akhirnya angkat bicara dan memberikan pengakuan.

Muhammad Ikbal menegaskan bahwa selama ini Denada tidak pernah menganggap Ressa sebagai bukan anak.

Mereka menyatakan bahwa Denada telah memenuhi kebutuhan Ressa sebagai anaknya.

Begini, Denada tidak pernah memandang Ressa sebagai anak angkat. Selalu, karena segalanya terpenuhi. Sekolah juga semuanya terpenuhi. Intinya tidak ada masalah apa-apa," kata Ikbal dilansir dari YouTube Cumicumi, Jumat (30/1/2026).

Ia selanjutnya tidak menutup peluang untuk berdamai, meskipun hasil dari mediasi telah gagal.

"Mediasi gagal dalam perkara ini, sehingga sidang berlanjut ke pokok perkara. Namun tidak menutup kemungkinan jika terjadi perdamaian di tengah perjalanan, kita tetap berupaya," ujar Ikbal.

Mengenai kabar Denada mengajukan gugatan balik terhadap Ressa, Ikbal membantah.

"Sampai saat ini belum ada gugatan balik. Gugatan balik itu memang terdapat dalam rekonvensi. Rekonvensi tersebut nanti akan menjadi jawaban persidangan dan kita belum memberikan jawaban," katanya.

Ressa Diangkat Sebagai Sopir Emilia Contessa Saat Kampanye Calon Legislatif

Pihak Ressa, melalui saudara iparnya yang juga menjadi kuasa hukumnya, Ronald, memberikan tanggapan terhadap klaim nafkah yang diumumkan oleh Denada.

Ronald menyatakan bahwa Ressa pernah bekerja sebagai sopir untuk Emilia Contessa.

Di mana pada masa itu, Ressa menerima transfer gaji sebesar Rp2 juta setiap bulannya.

"Nah, Ressa sering diajak oleh ibunya (Emilia) pada masa itu. Terlebih ketika Bunda masih mencalonkan diri sebagai anggota dewan, saat itu (Ressa) pernah bekerja sebagai sopirnya," kata Ronald, dilansir dari YouTube Curhat Bang Denny Sumargo.

"Digaji nggih?" tanya Densu.

Benar, Ronald mengungkapkan besaran gaji tersebut.

"(Dibayar) Rp2 juta per bulan," jawab Ronald.

Tidak ingin disalahpahami, Ronald menjelaskan mengenai gaji tersebut.

"Dan mengapa saya harus menekankan bahwa itu memang dia dibayar, agar nanti tidak terjadi salah paham dari masyarakat bahwa Budenya sudah memberinya nafkah," jelas pria berkepala plontos ini.

Asal Usul Ressa Mengetahui Dirinya Anak Denada

Pada momen itu, Denny Sumargo tidak mampu menahan air matanya ketika pemuda berusia 24 tahun itu menceritakan awal mula ia mengetahui bahwa dirinya bukan darah daging dari Ratih dan Dino.

"Sudah tahu tentang hal itu sejak SMP," kenang Ressa.

Ressa mengatakan bahwa pada saat itu banyak teman-temannya serta orang tua dari teman-temannya yang menyampaikan bahwa ia adalah anak Denada.

Beberapa teman banyak yang berbicara. Orang Banyuwangi katanya sudah banyak yang mengenalnya. Jika menggunakan bahasa Jawa,Anak Mama Ratih duduk di sana, anak Denada juga duduk di sana."(kamu bukan anak Mama Ratih, kamu adalah anak Denada)," kata Ressa menceritakan.

Dihimpit keraguan, Ressa mulai menggali informasi.

Akhirnya ia bertemu dengan seorang sopir yang mengantarkannya dari Surabaya ke Banyuwangi.

"Ketahui hingga menemukan orang yang membawa Ressa dari Jakarta (yang dimaksud Surabaya) ke Banyuwangi. Ketika ditemukan, dia langsung menangis," tambah Ressa lagi.

Setelah mengetahui fakta sebenarnya, Ressa memutuskan untuk diam selama sebulan.

"Stres selama sebulan. Lebih baik diam sendiri dulu. Maksudnya, kenapa sampai seperti itu. Aku kan sering sakit, bagaimana mungkin ada pilih kasih. Sementara, maaf ya, anak Mbak Dena yang sekarang, katanya sudah terkena penyakit (leukimia), Mbak Dena sampai begitu," ujar Ressa dengan menyesal.

"Mengapa aku yang sehat justru diperlakukan seperti ini," tambahnya sambil mulai menangis.

Ressa mulai mengajukan pertanyaan kepada orang tua angkatnya, serta mencari informasi dari saudara angkatnya.

"Lanjut tanya ke Ibu juga. Ibu dan Ayah belum ingin berbicara. Tidak mau. Ibu berkata, 'Kamu lahir dari saya'. Tidak mau menjawab, jadi semakin terpikir lagi," tambah Ressa.

Melanjutkan cerita Ressa, Ratih yang berada di sisinya menambahkan.

"Setelah pengerahan baru ke istrinya Ronald (kakak tiri Ressa), jadi dekat. Dia mengatakan, menangis. Intinya aku ingin pergi ke Surabaya. Aku sudah dewasa, mari jujur kepada saya. Aku sudah dewasa, seharusnya tahu semua hal," ujar Ratih menirukan perkataan Ressa pada saat itu.

Saudara perempuan sempat meyakinkan Ressa bahwa ia adalah anak kandung Ratih dan Dino.

"Kamu anaknya mama papa. Masih bertahan di sana, tapi akhirnya tidak tahan," kata Ratih menceritakan jawaban kakak Ressa.

Mendengar cerita tersebut, Densu meneteskan air mata.

"Apakah semuanya jujur akhirnya?" tanya suami Olivia Allan.

"Iya," balas Ratih singkat.

"Menyesal sekali," kata Densu sambil mengusap air matanya.

(news.com/ Salma)

TerPopuler