
Ringkasan Berita:Kabar Perombakan Kabinet
- Presiden Prabowo Subianto melakukan perubahan atau penyesuaian terhadap Kabinet Merah Putih.
- Posisi Menteri Luar Negeri akan dijabat oleh Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI dari Fraksi Gerindra, Budisatrio Djiwandono.
- Seorang lagi, Thomas Djiwandono, kini menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
- Thomas Djiwandono pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
- Belum diketahui apakah akan terjadi perubahan atau penyusunan ulang susunan kabinet terkait jabatan menteri dan wakil lainnya.
-MEDAN.com - Presiden Prabowo Subianto akan melakukan kembali perubahan atau penggantian susunan Kabinet Merah Putih.
Dilaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Sugiono akan mengalami perubahan jabatan, yaitu naik menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
Posisi Menteri Luar Negeri akan dijabat oleh Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI yang berasal dari Fraksi Gerindra, Budisatrio Djiwandono.
Seorang lagi, Thomas Djiwandono, kini menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Thomas Djiwandono sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Keduanya adalah keponakan Prabowo.
Belum diketahui apakah akan terjadi perubahan atau penyusunan ulang susunan kabinet untuk jabatan menteri dan wakil lainnya.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengatakan pihaknya tidak keberatan jika Presiden Prabowo Subianto melakukan perubahan atau penyesuaian kabinet Merah Putih.
"Silakan jika itu merupakan kebutuhan Presiden," ujar Herman kepada news.com, Kamis (29/1/2026).
Herman menekankan bahwa reshuffle adalah wewenang mutlak Presiden.
Oleh karena itu, segala keputusan terkait kabinet menjadi tanggung jawab Presiden.
"Tugas menteri atau wakil menteri merupakan kewenangan penuh Presiden. Oleh karena itu, baik ada perubahan kabinet maupun tidak, semuanya sepenuhnya diserahkan kepada Presiden," katanya.
Rumor Presiden Prabowo akan melakukan perombakan kabinet tengah mencuat.
Kabarnya ia melakukan reshuffle pada Februari 2026.
Siapa Pengganti Thomas Djiwandono
Terkait hal tersebut, Istana melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi belum mau mengungkapkan banyak.
Ia hanya mengatakan bahwa perombakan kabinet memang terjadi karena Thomas Djiwandono kini menjadi Deputi Gubernur BI.
"Jika maknanya reshuffle adalah karena adanya perpindahan jabatan Wakil Menteri Keuangan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, yang kemarin telah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR, itu benar. Artinya ada jabatan Wamenkeu yang ditinggalkan oleh beliau karena penugasan ke tempat lain," katanya di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, (28/1/2026).
Presiden, menurut Prasetyo, masih melakukan peninjauan terhadap beberapa nama yang akan mengisi posisi Wakil Menteri Keuangan yang kosong. Mengenai nama mantan Deputi Gubernur BI, Juda Agung, sebagai kandidat kuat Wakil Menteri Keuangan, Prasetyo belum bersedia memberikan komentar.
"Tunggu dulu," ucap Prasetyo.
Prasetyo masih enggan mengungkapkan nama-nama kandidat Wakil Menteri Keuangan yang sedang dipertimbangkan oleh Presiden Prabowo.
Ia hanya menyampaikan bahwa posisi Wakil Menteri Keuangan akan segera diisi.
"Belum. Nanti pada waktunya, siapa saja yang kemudian jika ditentukan oleh presiden, posisi yang ditinggalkan harus diisi, nanti akan kami sampaikan," katanya.
Dalam menentukan siapa yang akan menduduki jabatan Wakil Menteri Keuangan, Presiden tidak hanya melakukan analisis tetapi juga berdiskusi dengan berbagai pihak, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
"Nanti setelah proses tersebut, nanti kita, Bapak Presiden pasti akan melakukan sesuatu yang disebut kajian dan meminta pendapat tentunya dengan Menteri Keuangan terkait pengisian kembali jabatan Wakil Menteri Keuangan yang sebelumnya diisi oleh Pak Thomas Djiwandono, yang sekarang akan bertugas di Bank Indonesia," tambahnya.
Berikut daftar perubahan kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo sejak ia menjabat pada hari Minggu, 20 Oktober 2024.
1) 19 Februari 2025
Prabowo melakukan perubahan pertama terhadap Kabinet Merah Putih pada 19 Februari 2025.
Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro dipecat serta digantikan oleh Brian Yuliarto.
Selain mengangkat Brian Yuliarto, Prabowo juga melantik sejumlah pimpinan lembaga, antara lain Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), serta Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Daftar reshuffle pertama:
- Brian Yuliarto menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Sains menggantikan Satryo Brodjonegoro
- Muhammad Yusuf Ateh ditunjuk sebagai Kepala BPKP
- Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BPKP
- Amalia Adininggar Widyasanti serta Sonny Harry Budiutomo Harmadi dilantik menjadi Kepala dan Wakil Kepala BPS.
- Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara
2) 8 September 2025
Presiden Prabowo mengadakan perubahan besar di lima kementerian penting pada bulan September 2025.
Peristiwa itu terjadi setelah gelombang protes yang besar terjadi di berbagai daerah Indonesia pada Agustus 2025.
Daftar reshuffle kedua:
- Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan
- Mukhtarudin menggantikan Abdul Kadir Karding dalam jabatan Menteri Perlindungan Tenaga Kerja Migran Indonesia/kepala Badan Perlindungan Tenaga Kerja Migran Indonesia.
- Ferry Joko Yuliantono menggantikan Budi Arie Setiadi dalam jabatan Menteri Koperasi.
- Mochamad Irfan Yusuf dilantik sebagai Menteri Haji dan Umrah
- Dahnil Anzar Simanjuntak dilantik sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.
- Budi Gunawan diangkat mundur dari jabatan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam)
- Dito Ariotedjo dipecat dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)
3) 17 September 2025
Pada bulan September 2025, Prabowo kembali mengangkat beberapa nama.
Perubahan kabinet ketiga dilakukan oleh Prabowo pada 17 September 2025.
Termasuk pengangkatan tiga menteri dan tiga wakil menteri.
Daftar reshuffle ketiga:
- Djamari Chaniago menggantikan Budi Gunawan dalam posisi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan
- Erick Thohir menggantikan Dito Ariotedjo dalam posisi Menteri Pemuda dan Olahraga
- Afriansyah Noor dilantik menjadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan
- Rohmat Marzuki dilantik menjadi Wakil Menteri Kehutanan
- Farida Farichah dilantik sebagai Wakil Menteri Koperasi
- Angga Raka Prabowo menggantikan Hasan Nasbi sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
- Muhammad Qodari menggantikan AM Putranto sebagai Kepala Staf Kepresidenan
- Ahmad Dofiri dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian
Nanik Sudaryati Deyang serta Sonny Sanjaya dilantik menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional
Sarah Sadiqa dilantik menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)
4) 8 Oktober 2025
Pada 8 Oktober 2025, Prabowo mengangkat beberapa pejabat di Istana Kepresidenan.
Misalnya dua wakil menteri, yakni Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) dan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes).
Selain itu, pada saat yang bersamaan Prabowo melantik Duta Besar untuk negara sahabat, asisten khusus, hingga Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN.
Daftar reshuffle keempat:
- Akhmad Wiyagus dilantik menjadi Wakil Menteri Dalam Negeri
- Benyamin Paulus Octavianus dilantik menjadi Wakil Menteri Kesehatan
- Dirgayuza Setiawan dilantik menjadi Staf Khusus Presiden di bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan.
- Agung Gumilar Saputra dilantik menjadi Asisten Khusus Presiden di bidang analisis data strategis.
- Dony Oskaria dilantik menjadi Kepala Badan Pengawasan BUMN
- Aminudin Maruf dilantik menjadi Wakil Kepala Badan Pengawasan BUMN
- Teddy Barata dilantik menjadi Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN.
(*/-MEDAN.com)
Sumber: news.com
Baca berita MEDAN lainnya di Google News
Ikuti pula informasi lainnya melalui Facebook, Instagram, Twitter, dan Channel WA
Berita terkini yang menyebar di Medan