
Dunia Hari Ini kembali menyajikan laporan internasional pilihan dalam 24 jam terakhir.
Edisi hari Kamis, 22 Januari 2026 ini kami mulai dengan perkembangan terkini dari Jepang.
Hukuman untuk orang yang membunuh mantan Perdana Menteri Jepang
Seseorang pria bersenjata yang menembak dan membunuh mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kini mendapatkan hukuman penjara seumur hidup.
Tetsuya Yamagami, berusia 45 tahun, membunuh Abe dengan senjata buatan sendiri pada Juli 2022 saat sedang melakukan kampanye di kota Nara, Jepang barat.
Yamagami mengakui bersalah atas pembunuhan Abe yang saat itu sudah tidak menjabat sebagai Perdana Menteri, dan jaksa meminta hukuman seumur hidup.
Yamagami sebelumnya menyatakan bahwa ia menargetkan perdana menteri dengan masa jabatan terpanjang di negara tersebut karena keterkaitannya dengan sebuah kelompok yang dulu dikenal sebagai Gereja Unifikasi.
Ia menyalahkan gereja atas kerusakan keluarganya dengan mengambil donasi berlebihan dari ibunya.
Jumlah korban jiwa akibat kebakaran di mal Pakistan semakin meningkat
Petugas pemadam kebakaran Pakistan kemarin menemukan 25 mayat dari puing-puing kebakaran pusat perbelanjaan di Karachi, sehingga total korban jiwa mencapai sekitar 50 orang.
Pada hari Sabtu lalu (17/01), api dengan cepat menyebar ke seluruh pusat perbelanjaan Gul Plaza, sehingga menjadi kebakaran terbesar di kota pelabuhan ini dalam lebih dari sepuluh tahun terakhir.
"Kami telah menemukan 20 hingga 25 mayat, atau Anda menyebutnya bagian-bagian tubuh," ujar Wakil Komisaris Javed Nabi Khoso kepada para jurnalis.
Ia menyebutkan bahwa bagian-bagian tubuh korban telah dibawa ke rumah sakit guna dilakukan pengujian DNA.
Karena kesulitan dalam mengidentifikasi korban, Javed menyatakan bahwa sulit untuk memberikan data terkini yang akurat mengenai jumlah korban jiwa, yang pada hari Selasa mencapai 29 orang.
Anak-anak dan jurnalis meninggal dunia akibat serangan yang dilakukan Israel
Anak-anak dan para jurnalis merupakan bagian dari 11 orang yang meninggal dalam serangan pasukan Israel di kejadian terpisah di Gaza.
Pejabat kesehatan Palestina menyatakan bahwa serangan udara Israel menewaskan tiga jurnalis Palestina yang sedang melakukan perjalanan dengan mobil dalam tugas mereka untuk merekam kondisi kamp pengungsi di tengah Gaza.
Di kejadian lain, petugas kesehatan menyebutkan tiga orang, termasuk seorang anak laki-laki berusia 10 tahun, meninggal akibat tembakan dari tank Israel di wilayah tengah Gaza.
Dua individu lainnya, termasuk seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun, meninggal dalam dua kejadian penembakan oleh Israel di Khan Younis yang terletak di bagian selatan.
Menanggapi kejadian yang melibatkan para jurnalis, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan pasukannya telah mengenali "beberapa tersangka yang mengendalikan pesawat tanpa awak yang terkait dengan Hamas" di wilayah tengah Gaza.
Harry: Daily Mail 'membuat hidup Meghan menjadi sulit'
Pangeran Harry menahan air matanya saat menyatakan bahwa Daily Mail telah menjadikan hidup istrinya, Meghan, "sangat penuh penderitaan" ketika berada di kursi saksi dalam perkara privasinya terhadap penerbit surat kabar tersebut.
Pangeran Sussex bersama enam penggugat lainnya, termasuk musisi Elton John, mengajukan gugatan terhadap penerbit Mail, Associated Newspapers, karena dugaan pelanggaran privasi yang terjadi sejak awal tahun 1990-an hingga akhir tahun 2010-an.
Associated, yang juga menerbitkan Mail on Sunday, menyebut laporan tersebut sebagai "fitnah yang tidak masuk akal."
Ia juga menyatakan bahwa jurnalis mereka memiliki sumber informasi yang sah, termasuk dari teman dan kenalan para artis.
Putra termuda Raja Charles memberikan jawaban yang menantang terhadap pertanyaan dari pengacara Associated, Antony White, tetapi menjadi lebih emosional saat ditanya tentang dampak dari kasus tersebut.