Fokus pada Kematian Ibu dan Anak, Wamenkes: Butuh Peran Berbagai Pihak -->

Fokus pada Kematian Ibu dan Anak, Wamenkes: Butuh Peran Berbagai Pihak

26 Jan 2026, Senin, Januari 26, 2026
Fokus pada Kematian Ibu dan Anak, Wamenkes: Butuh Peran Berbagai Pihak
Ringkasan Berita:
  • Acara: Pemecahan rekor dan pengembangan Rumah Sakit Ibu dan Anak Buah Delima Sidoarjo.
  • Tujuan Utama: Penurunan signifikan jumlah kematian ibu (AKI) dan angka kematian balita (AKA).
  • Strategi: Peningkatan kualitas sumber daya manusia rumah sakit serta sosialisasi kepada masyarakat tentang pemeriksaan kehamilan berkala.

Jurnalis Jatim.com, Yusron Naufal Putra

JATIM.COM, SURABAYA- Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus bersama anggota DPRD Jatim Benjamin Kristianto mengajak berbagai langkah untuk menurunkan jumlah kematian ibu dan anak.

Untuk mengurangi jumlah kasus di Indonesia, termasuk di Jawa Timur, peran semua pihak ditekankan sebagai hal yang sangat penting.

Pernyataan tersebut diucapkan oleh keduanya setelah meresmikan pengembangan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Buah Delima di Sidoarjo, Jumat (23/1/2026) sore.

Kemitraan Antar Sektor dalam Keselamatan Ibu

Dilaporkan dalam keterangan resmi yang diterima Minggu (25/1/2026), upaya untuk terus mengurangi angka kematian ibu dan anak dianggap memerlukan peran semua pihak.

Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus menyatakan, pemerintah terus berupaya menurunkan jumlah kematian ibu dan anak. Dalam upaya ini, peran berbagai pihak seperti bidan dan seluruh rumah sakit ibu dan anak dianggap sangat penting.

Yaitu, sebagai bagian dari upaya untuk memperjuangkan penurunan angka kematian ibu dan anak. "Maka saya datang ke sini sebagai bentuk dukungan," ujar Wakil Menteri Kesehatan kepada wartawan.

RSIA Buah Delima telah beroperasi selama beberapa dekade dan dikenal memiliki pengalaman yang luas. Beberapa waktu lalu, dilakukan proses renovasi. Pengesahan setelah renovasi dilakukan pada Jumat kemarin saat Menteri Kesehatan mengunjungi Jawa Timur.

Wakil Menteri Kesehatan dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap banyaknya tenaga profesional dan berpengalaman yang ada di rumah sakit tersebut."Jadi dari segi sumber daya manusia sudah memadai," katanya.

Di sisi lain, Anggota DPRD Jatim Benjamin Kristianto juga menyatakan dukungannya agar angka kematian ibu dan anak terus dikurangi. Seorang legislatif yang memiliki latar belakang sebagai dokter ini juga menekankan pentingnya peran berbagai pihak dalam upaya menekan kasus tersebut.

Salah satu peran yang penting adalah rumah sakit khusus ibu dan anak. Di sisi lain, upaya yang tidak kalah penting untuk diperhatikan oleh masyarakat adalah pemeriksaan selama masa kehamilan. Terlebih lagi, saat ini telah ada rekomendasi bahwa pemeriksaan minimal dilakukan sebanyak 8 kali selama kehamilan.

Menurut Benjamin, langkah seperti ini dapat berfungsi sebagai pemeriksaan awal. "Harapannya, jika terjadi sesuatu maka dapat segera ditangani dan mencegah kematian anak serta ibunya," ujar politisi Partai Gerindra itu.

TerPopuler